kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45947,02   0,16   0.02%
  • EMAS938.000 -1,26%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Strategi Jaya Swarasa (TAYS) bidik kenaikan pendapatan 40% pada 2022


Rabu, 08 Desember 2021 / 22:07 WIB
Strategi Jaya Swarasa (TAYS) bidik kenaikan pendapatan 40% pada 2022
ILUSTRASI. Fasilitas pergudangan makanan ringan produksi PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers.

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Produsen makanan ringan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) alias Tays Bakers menargetkan pendapatan Rp 338 miliar hingga akhir 2021 dengan margin laba bersih di atas 6%.

Target tersebut naik 10% dibandingkan realisasi pendapatan tahun 2020 yang sebesar Rp 308,23 miliar.

Direktur Utama Tays Bakers Alexander Anwar mengatakan, target tersebut telah mempertimbangkan kinerja perusahaan per bulan Juni 2021 dan kondisi pandemi yang masih berlangsung.

Pada semester 1 2021, penjualan Tays Bakers turun 1,54% year on year (yoy) dari Rp 149,41 miliar menjadi Rp 147,11 miliar.

Baca Juga: Harga saham emiten baru naik saat perdagangan perdana, simak saran analis berikut

Kemudian, untuk 2022, Tays Bakers memperkirakan, pertumbuhan pendapatan berada di kisaran 40%. "Perusahaan optimistis bahwa pandemi Covid-19 sudah dapat ditanggulangi oleh pemerintah Republik Indonesia maupun di negara-negara tujuan ekspor perusahaan," kata Alexander saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (8/12).

Alexander meyakini, dengan penambahan kapasitas produksi dan peluncuran produk-produk baru pada 2022, Tays Bakers dapat mencapai target pertumbuhan tersebut.

Rencananya, perusahaan akan membangun pabrik baru demi meningkatkan kapasitas produksi biskuit dan cracker menjadi 17.000 ton per tahun, dari saat ini 6.900 ton per tahun. Pasalnya, utilisasi produksi untuk kategori produk biskuit dan c racker saat ini sudah hampir 100% kapasitas.

"Dengan pembangunan pabrik baru, kapasitas tersebut akan bertambah menjadi 220%-250%. Hal ini dimungkinkan karena pabrik baru nanti akan memakai mesin yg lebih efektif dan efisien dengan proses yang lebih terotomasi," tutur Alexander.

Baca Juga: Resmi tercatat di BEI, saham Tays Bakers (TAYS) sempat turun 6,67%

Pabrik baru tersebut akan dibangun di Sumedang, Jawa Barat. Pembangunannya terbagi dalam dua tahap, yaitu fase I pada Januari-Agustus 2022, kemudian dilanjutkan dengan fase II pada September-Desember 2022.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×