kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Standard Chartered dan OKX Meluncurkan Uji Coba Agunan Kripto


Minggu, 13 April 2025 / 13:19 WIB
Standard Chartered dan OKX Meluncurkan Uji Coba Agunan Kripto
ILUSTRASI. People pass by a Bitcoin ATM where cryptocurrencies such as Bitcoin and Ethereum, along with others, can be purchased, in Madrid, Spain, March 10, 2025. REUTERS/Violeta Santos Moura


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Standard Chartered menggandeng OKX, salah satu exchange kripto meluncurkan program uji coba yang memungkinkan klien institusi menggunakan mata uang kripto dan dana pasar uang berbentuk token (MMF) sebagai agunan.

Uji coba di bawah pengawasan otoritas regulasi aset virtual Dubai. Inisiatif ini menandai kolaborasi baru antara dunia keuangan tradisional dan kripto.

Diluncurkan sejak 10 April lalu, program ini memungkinkan institusi mengakses agunan aset digital di luar bursa kripto. Standard Chartered akan berperan sebagai kustodian di pusat keuangan Iiternasional Dubai. Standard Chartered memiliki total aset lebih dari US$ 800 miliar.

Perusahaan pengelola aset, Franklin Templeton juga ikut bermitra dalam peluncuran program. Selain itu, Brevan Howard Digital akan menjadi salah satu peserta pertama yang turut ikut coba. Program agunan ini untuk mengurangi risiko pihak ketiga . Agunan tidak lagi harus disimpan secara langsung dalam bursa kripto.

Baca Juga: Standard Chartered Dukung Pemerintah Tawarkan Potensi Investasi Hijau ke Inggris

OKX akan memperoleh akses ke aset token yang dicetak oleh divisi blockchain internal Franklin Templeton. Roger Bayston, Kepala Aset Digital di Franklin Templeton menyoroti manfaat MMF onchain. Platform ini enghadirkan solusi penyelesaian lebih cepat tanpa perlu memanfaatkan infrastruktur kliring tradisional.

“Kolaborasi kami dengan OKX dalam menggunakan mata uang kripto serta MMF berbentuk token sebagai agunan merupakan langkah besar dalam memberikan klien institusi kepercayaan serta efisiensi yang mereka perlukan,”  kata Margaret Harwood-Jones, Kepala Global Pembiayaan dan Layanan Sekuritas Standard Chartered, dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Sabtu (11/4). 

Program ini menambah daftar panjang kolaborasi lintas industri antara bank, manajer aset, dan platform kripto seiring dengan meningkatnya minat institusional terhadap aset tokenisasi. Sebelumnya pada  September 2024,  Standard Chartered juga memperkenalkan layanan penyimpanan kripto di Uni Emirat Arab, yang menyediakan akses ke bitcoin dan ether bagi klien institusional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×