kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

SSIA anggarkan capex Rp 1,5 triliun tahun depan


Rabu, 27 November 2013 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. Payudara kendur bisa disebabkan karena beberapa alasan dan juga salah satunya adalah karena kehilangan elastisitasnya.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tahun depan, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 1,5 triliun. Capex ini diambil dari kombinasi kas internal dan pinjaman perbankan.

"Rinciannya, Rp 500 miliar dari pinjaman perbankan, sisanya baru dari kas internal," ujar Sonny Satia Negara, Senior Finance & Accounting Manager SSIA, (27/11).

Lebih jauh Sonny menjelaskan, dari total capex yang disiapkan, sebesar Rp 800 miliar akan digunakan untuk pengembangan kawasan industri di Bekasi. Sedangkan untuk pengembangan proyek Office Tower sebesar Rp 300 miliar, dan sisanya sebesar Rp 400 miliar bakal dialokasikan untuk membangun hotel budget yang berlokasi di Karawang, Palembang, Cirebon, Bekasi, Pekan Baru, Lampung, dan Banjarmasin.

Capex tahun depan memang cenderung dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan proyek, bukan akuisisi lahan. Pasalnya, akuisisi lahan untuk semua proyek SSIA sudah dilakukan sepanjang tahun ini dengan menggunakan duit bersih dari emisi obligasi SSIA senilai Rp 700 miliar yang diterbitkan sekitar 2012 lalu.

"Jadi, tahun depan hanya untuk pembangunan saja. Sementara untuk Office Tower, kami baru akan memastikannya pada 2017 mendatang," tutur Sonny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×