kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Sri Rejeki Isman (SRIL) menargetkan penjualan akhir tahun tembus US$ 1 miliar


Senin, 27 Agustus 2018 / 21:18 WIB
ILUSTRASI. Pemintalan benang di Pabrik Sritex


Reporter: Yoliawan H | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) menargetkan penjualan mereka di akhir tahun akan tembus hingga US$ 1 miliar atau tumbuh 35% yoy. Optimisme ini muncul karena hingga semester I 2018 ini saja, penjualan SRIL sudah tembus US$ 544 juta atau tumbuh 35,6% yoy.

Direktur Keuangan SRIL, Allan Moran Severinno mengatakan, pertumbuhan tersebut didukung oleh strategi perusahaan untuk terus meningkatkan kapasitas produksi dengan mengakusisi dua perusahaan tekstil yakni PT Primayudha Mandirijaya dan PT Bitratex Industries yang bergerak di dalam usaha pemintalan benang.

“Pasca akusisi pabrik baru tersebut, kapasitas SRIL untuk benang menjadi 1,15 juta bales per tahun, penenunan 180 juta meter per tahun, kain jadi 240 juta yard per tahun dan garment 30 juta potong per tahun. Dengan utilisasi produksi masing-masing segmen benang 92%, penenunan 86%, kain 82% dan garment 95%,” ujar Allan dalam keterangan resminya, Senin (27/8).

SRIL menyiapkan dana sebesar US$ 30 juta hingga US$ 40 juta yang digunakan untuk pemeliharaan mesin dan bangunan serta penambahan kapasitas di segmen garment dari 27 juta potong menjadi 30 juta potong. Itu hasil dari akusisi dua perusahaan tekstil senilai US$ 85 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×