kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Spekulasi intervensi bikin rupiah lemas


Kamis, 23 September 2010 / 11:00 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah akhirnya melemah dari posisi paling kuat dalam seminggu terakhir. Kondisi ini terjadi di tengah spekulasi bank sentral akan melakukan intervensi untuk membatasi penguatan rupiah. Tujuannya tak lain untuk melindungi ekspor.

Asal tahu saja, dalam sebulan terakhir, rupiah sudah menguat 1% atas dolar seiring dengan derasnya dana asing ke pasar saham Indonesia. Nilainya mencapai US$ 573 juta.

"Sudah pasti ada risiko intervensi atas rupiah oleh bank sentral. Namun tidak agresif. Saat ini rupiah berada di fase konsolidasi," jelas Joanna Tan, Regional Economist Forecast Singapore Pte kepada Bloomberg.

Catatan saja, pada pukul 09.10, rupiah melemah 0,1% menjadi 8.953 per dolar. Sepanjang tahun ini, rupiah sudah menguat 4,9% dan menyentuh level terkuat dalam tiga tahun terakhir pada 3 Agustus di level 8.905.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×