kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Spekulasi BI rate


Selasa, 12 November 2013 / 06:14 WIB
ILUSTRASI. KONTAN/Muradi/2021/04/15


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum beranjak dari zona merah. Senin (11/11), IHSG terkoreksi 0,78% ke 4.441,72. Sementara, indeks MSCI Asia Pasific naik 0,3% menjadi 139,44.

Jhon Veter, Managing Director Investa Saran Mandiri menuturkan, indeks menurun karena investor mengantisipasi pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia alias BI rate, hari ini (12/11). Rumor yang berkembang, BI bakal kembali mengatrol BI rate 25 basis poin dari saat ini sebesar 7,25%. "Investor terutama asing khawatir dengan kabar tersebut sehingga merespon dengan mengambil posisi jual," kata Jhon.

Namun, Jhon yakin, BI akan mempertahankan BI rate. Pasalnya, inflasi tahunan di Oktober 2013 hanya mencapai 8,3%, lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya 8,4%. "Cadangan devisa maupun neraca perdagangan mulai membaik," jelas Jhon.

Secara teknikal, Alwy Assegaf, analis Universal Broker Indonesia melihat, IHSG akan turun. Candlestick membentuk pola bearish harami. "Ini mengindikasikan koreksi lanjutan secara terbatas," ujarnya. Dia memprediksikan, IHSG akan di level 4.415-4.484. Sedangkan, Jhon yakin, IHSG akan menguat di 4.400-4.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×