kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Sitara Propertindo masuk daftar efek syariah


Jumat, 04 Juli 2014 / 12:56 WIB
ILUSTRASI. Pakan sapi dari limbah buah-buahan PT Great Giant Foods (GGF).


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Efek Syariah kembali bertambah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan saham PT Sitara Propertindo Tbk sebagai Efek Syariah.

Keputusan tersebut dibuat berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-32/D.04/2014 tentang Penetapan Saham PT Sitara Propertindo Tbk sebagai Efek Syariah. Dengan dikeluarkannya Keputusan tersebut, maka Efek PT Sitara Propertindo Tbk masuk ke dalam Daftar Efek Syariah. "Ini sesuai dengan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-24/D.04/2014 tanggal 20 Mei 2014 tentang Daftar Efek Syariah," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, Jumat (4/7).

Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari hasil penelaahan OJK terhadap pemenuhan kriteria Efek Syariah atas pernyataan pendaftaran yang disampaikan oleh PT Sitara Propertindo Tbk.

Adapun sumber data yang digunakan untuk penelaahan berasal dari dokumen pernyataan pendaftaran serta data pendukung lain berupa data tertulis yang diperoleh emiten maupun dari pihak-pihak lain yang dapat dipercaya.

Secara periodik, OJK akan melakukan tinjauan kembali atas Daftar Efek Syariah berdasarkan Laporan Keuangan Tengah Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan dari Emiten atau Perusahaan Publik. Tinjauan kembali atas Daftar Efek Syariah juga dilakukan apabila terdapat Emiten atau Perusahaan Publik yang Pernyataan Pendaftarannya telah menjadi efektif dan memenuhi kriteria Efek Syariah atau apabila terdapat aksi korporasi, informasi, atau fakta dari Emiten atau Perusahaan Publik yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidak terpenuhinya kriteria Efek Syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×