kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sinyal dari Yellen picu rupiah keok


Senin, 30 Mei 2016 / 17:07 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Nilai tukar rupiah keok di hadapan dollar Amerika Serikat (AS). Pemicunya, spekulasi kenaikan suku bunga The Fed bulan depan yang semakin kencang.

Senin (30/5), di pasar spot, kurs rupiah melemah 0,39% ke level Rp 13.640 per dollar AS. Senada, kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga mencatat pelemahan mata uang Garuda sebesar 0,48% menjadi Rp 13.641 per dollar AS.

Agus Chandra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, rupiah melemah akibat komentar Gubernur The Fed, Janet Yellen pada akhir pekan lalu. Yellen menunjukkan niatnya untuk menaikkan suku bunga pada Juni mendatang. "Komentar Yellen memicu permintaan dollar AS, sehingga menekan rupiah," papar Agus.

Apalagi, dari domestik sepi data ekonomi pendukung. Meski demikian, sejatinya secara fundamental rupiah cukup positif. "Kebijakan tax amnesty mendukung bagi rupiah," imbuh Agus.

Agus menduga, BI kemungkinan akan terus menjaga rupiah agar tidak jatuh lebih dalam. Prediksinya, Selasa (31/5), kurs rupiah masih rentan melemah, namun di kisaran terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×