kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.861   18,00   0,11%
  • IDX 8.197   -67,90   -0,82%
  • KOMPAS100 1.155   -13,40   -1,15%
  • LQ45 828   -11,85   -1,41%
  • ISSI 294   -2,09   -0,71%
  • IDX30 431   -4,88   -1,12%
  • IDXHIDIV20 515   -5,88   -1,13%
  • IDX80 129   -1,56   -1,19%
  • IDXV30 142   -0,77   -0,54%
  • IDXQ30 139   -1,89   -1,34%

Simak rekomendasi untuk saham-saham transportasi


Jumat, 11 Oktober 2019 / 17:15 WIB
Simak rekomendasi untuk saham-saham transportasi
ILUSTRASI. JAKARTA,06/10-TINGKAT PEROLEHAN PENUMPANG. Seorang pria melintasi jajaran kendaraan di Pool Taxi Express, Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (6/10). PT Express Transindo Utama Tbk menyampaikan laba pada Juni 2017 sebesar Rp158,73 miliar atau turun dari periode t


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI) meremajakan armada pada kuartal akhir tahun ini. Direktur Independen PT Express Trasindo Utama Shafruhan Sinungan mengungkapkan, pihaknya memilih low cost green car (LCGC) sebagai peremajaan taksi Express.

Emiten berkode saham TAXI ini memutuskan untuk membeli LCGC seperti Calya. Ia bilang Express Transindo akan menyiapkan 1.000 unit untuk peremajaan armada. "Rencananya akan 1.000 unit tapi dilakukan bertahap. Sekarang sudah siap 500 unit," kata Shafruhan kepada Kontan.co.id, Jumat (11/10).

Sebelumnya dalam catatan Kontan.co.id, PT Blue Bird Tbk (BIRD) sudah lebih dulu melirik LCGC sebagai armadanya.

Baca Juga: Express Transindo (TAXI) lakukan peremajaan armada sebanyak 1.000 unit

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengungkapkan, penggunaan LCGC sebagai armada bisa menekan biaya. "BIRD dan TAXI masih memiliki kendala persaingan dengan dengan transportasi online, kecuali mereka bergabung sebagai mitra mungkin bisa mendongkrak kinerja," ujarnya, Jumat (11/10).

Sementara itu, sentimen positif untuk perusahaan transportasi seperti TAXI dan BIRD yakni pemerintah yang membuat aturan tarif. "Sehingga dari sisi pelanggan bisa mulai menimbang apakah taksi bisa kembali menjadi pilihan, ini sentimen positifnya," tambahnya.

Baca Juga: Mobil murah Cayla dan Sigra jadi armada taksi Express

William Hartanto merekomendasi investor wait and see untuk saham TAXI. Sementara untuk BIRD, menurutnya, saat ini harga tengah menguji level resistance Rp 2.500. Saat itu ditembus, investor bisa mulai lakukan aksi beli. Adapun untuk target harga di angka Rp 2.750-Rp 3.200 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×