kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.589   36,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sesi pembukaan, IHSG langsung tersungkur 1%


Kamis, 02 Oktober 2014 / 09:23 WIB
ILUSTRASI. Susu kurma bermanfaat meningkatkan kesuburan pada laki-laki dan perempuan.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan wajah muram pagi ini (2/10). Data RTI menunjukkan, sesaat setelah pembukaan, indeks langsung tersungkur 1,14% menjadi 5.083,04. Pada pukul 09.16 WIB, posisi indeks turun 0,97% menjadi 5.091,12.

Terdapat 162 saham yang menyeret langkah indeks ke zona merah. Sementara, jumlah saham yang naik sebanyak 38 saham dan 38 saham lainnya diam tak bergerak. Volume transaksi pagi ini melibatkan 507,548 juta saham dengan nilai transaksi Rp 729m186 miliar.

Bicara mengenai sektoral, tak ada satu pun sektor yang memberikan sinyal hijau. Tiga sektor dengan penurunan terdalam yakni: sektor industri lain-lain yang turun 1,91%, sektor konstruksi turun 1,62%, dan sektor keuangan yang turun 1,41%.

Saham-saham yang berada di jajaran top losers pada indeks LQ 45 antara lain: PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 3,7% menjadi Rp 1,170, PT Express Transindo Tbk (TAXI) turun 3,49% menjadi Rp 1.245, dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 3,86% menjadi Rp 995.

Sementara, sejumlah saham yang berada di posisi top losers pada indeks LQ 45 adalah: PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 2,5%, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 0,41% menjadi Rp 6.125, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik 0,15% menjadi Rp 16.225.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×