kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Sesi pagi, asing boyong BBRI, PGAS dan GGRM


Rabu, 29 Februari 2012 / 12:42 WIB
Sesi pagi, asing boyong BBRI, PGAS dan GGRM
ILUSTRASI. Presiden Rusia, Vladimir Putin.


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Aksi beli saham-saham, terutama bluechips bikin indeks menghijau, siang ini. Bloomberg mencatat, tiga saham yang paling diburu, dan berkontribusi menyokong otot indeks, yaitu Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), lalu Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan Gudang Garam Tbk (GGRM).

Tak heran, hingga sesi pagi berakhir, BBRI berhasil ditutup menguat 3,1% ke Rp 6.850 per saham. Sementara, PGAS menanjak 5% ke Rp 3.675 per saham, dan GGRM maju 4,14% ke Rp 55.350 per saham.

Investor asing mendominasi perburuan ketiga saham ini. Di mana, Kim Eng Securities Indonesia tercatat sebagai broker terbanyak mengoleksi BBRI, dengan nilai pembelian Rp 51,16 miliar. Disusul, J.P. Morgan Securities Indonesia sejumlah Rp 40,09 miliar.

Sementara, dua broker terbanyak memboyong saham PGAS, yaitu UBS Securities Indonesia mencapai Rp 16,46 miliar, dan CIMB Securities Indonesia sebesar Rp 16,30 miliar.

Adapun, untuk saham GGRM, broker UBS Securities Indonesia paling banyak membeli, yaitu sejumlah Rp 28,89 miliar. Disusul, CIMB Securities Indonesia sebesar Rp 24,91 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×