kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Sesi pagi, asing boyong BBRI, PGAS dan GGRM


Rabu, 29 Februari 2012 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia, Vladimir Putin.


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Aksi beli saham-saham, terutama bluechips bikin indeks menghijau, siang ini. Bloomberg mencatat, tiga saham yang paling diburu, dan berkontribusi menyokong otot indeks, yaitu Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), lalu Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan Gudang Garam Tbk (GGRM).

Tak heran, hingga sesi pagi berakhir, BBRI berhasil ditutup menguat 3,1% ke Rp 6.850 per saham. Sementara, PGAS menanjak 5% ke Rp 3.675 per saham, dan GGRM maju 4,14% ke Rp 55.350 per saham.

Investor asing mendominasi perburuan ketiga saham ini. Di mana, Kim Eng Securities Indonesia tercatat sebagai broker terbanyak mengoleksi BBRI, dengan nilai pembelian Rp 51,16 miliar. Disusul, J.P. Morgan Securities Indonesia sejumlah Rp 40,09 miliar.

Sementara, dua broker terbanyak memboyong saham PGAS, yaitu UBS Securities Indonesia mencapai Rp 16,46 miliar, dan CIMB Securities Indonesia sebesar Rp 16,30 miliar.

Adapun, untuk saham GGRM, broker UBS Securities Indonesia paling banyak membeli, yaitu sejumlah Rp 28,89 miliar. Disusul, CIMB Securities Indonesia sebesar Rp 24,91 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×