kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Sesi II, koreksi indeks bisa berkurang


Rabu, 30 Mei 2012 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. Transfer pengetahuan dengan pekerja Indonesia. (KONTAN/Abdul Basith)Mencari TKA di Morowali


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Tren bearish masih terjadi selama sesi pertama perdagangan saham, Rabu (30/5). Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) bahkan sempat turun ke level terendah di 3.896.

Analis Askap Futures Kiswoyo Adi Joe menyebut, investor domestik masih dominan mencatatkan aksi beli ketimbang jual. Sedangkan investor asing, aksi jualnya mendominasi walaupun nilainya tipis dibanding aksi belinya.

Namun, kata Kiswoyo, setelah menyentuh level terendahnya, maka IHSG akan kembali terangkat lagi. Saham-saham yang banyak mengangkat IHSG adalah saham ASII, MYOR, AALI, TLKM, HEXA, INTP, BMRI, dan BBRI.

Pada sesi kedua, Kiswoyo memprediksi, penurunan bursa akan berkurang dengan range pergerakan di 3.840-4.000. IHSG bisa naik, bahkan ada berpeluang ditutup positif lagi. Hanya saja, semua itu tergantung dengan tren bursa Eropa di sore ini.

"Jika bursa Eropa positif, tentu akan menjadi katalis positif bagi IHSG," kata Kiswoyo. Saham-saham yang bisa dilirik investor untuk dibeli antara lain saham GGRM, UNTR, PTBA dan ITMG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×