kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.157   10,00   0,06%
  • IDX 5.355   -17,73   -0,33%
  • KOMPAS100 696   0,46   0,07%
  • LQ45 542   -0,26   -0,05%
  • ISSI 183   -0,72   -0,39%
  • IDX30 304   -0,44   -0,14%
  • IDXHIDIV20 403   1,29   0,32%
  • IDX80 80   0,08   0,10%
  • IDXV30 113   1,14   1,02%
  • IDXQ30 101   0,03   0,03%

Serangan Iran mengangkat harga minyak dan emas


Rabu, 08 Januari 2020 / 10:50 WIB
ILUSTRASI. Iran balas dendam dan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak, Rabu (8/1) pagi.


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Iran balas dendam dan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak, Rabu (8/1) pagi. Kisruh kedua negara tersebut membuat harga emas sempat tembus US$ 1.611 per ons troi dan harga minyak juga tembus US$ 65,61 per barel. 

Presiden Commissioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, perang AS dan Iran bisa membuat harga kedua komoditas tersebut makin naik. Harga emas yang terus naik, membuat investasi emas sebagai aset safe haven jadi makin menguntungkan. 

Baca Juga: Iran mulai membalas AS, ini ringkasan pergerakan sejumlah instrumen investasi

"Dampak kenaikan harga minyak pada Indonesia di satu sisi bisa membawa pengaruh ke pasar modal dan rupiah untuk bergerak sedikit melemah," kata Sutopo. Selain itu kenaikan harga minyak juga bisa mempengaruhi harga BBM dalam negeri ikut naik. 

Namun, Sutopo tidak begitu khawatir, menurutnya langkah pemerintah yang sudah mulai menggunakan B20 dan B30 bisa meredam sedikit kemungkinan naiknya harga BBM.

Baca Juga: Jika AS-Iran perang, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tertekan di bawah 4,8%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×