kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.008,41   -2,46   -0.24%
  • EMAS1.131.000 0,27%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

September Ceria atau Kelabu? Inilah Saham Pilihan Analis yang Diprediksi Naik Harga


Senin, 04 September 2023 / 07:08 WIB
September Ceria atau Kelabu? Inilah Saham Pilihan Analis yang Diprediksi Naik Harga
ILUSTRASI. September Diprediksi Ceria, Inilah Saham Pilihan Analis yang Diprediksi Naik Harga


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Analis prediksi pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang September 2023 ini bakal penuh tantangan. Untuk meraih cuan, analis rekomendasi sejumlah saham pilihan yang diprediksi akan naik harga pada September 2023 ini.

Mengawali bulan September 2023, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di area 6.977,65 usai menguat 0,35% pada Jumat (1/9).

Meski demikian, pergerakan IHSG yang bagus pada awal bulan September ini bukan jaminan hingga akhir bulan. Secara historis, bulan September bukan periode yang bagus untuk pasar saham.

Research & Consulting Manager Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro mengamati sejak tahun 2012 - 2022, IHSG hanya mencatatkan return positif sebanyak lima kali di bulan September.

Baca Juga: ARB Simetris Berlaku Hari Ini, Senin (4/9), Waspadai Potensi Risiko Makin Besar

Sisanya, enam kali IHSG mencetak return negatif. Bahkan sejak tahun 2018, IHSG hanya menguat satu kali pada bulan September, yakni ketika 2021. Kala itu IHSG melejit 2,22%. Sedangkan pada September tahun lalu, IHSG merosot 1,92%.

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menambahkan, secara historis dalam 10 tahun terakhir, IHSG di bulan September cenderung mengalami koreksi dengan probabilitas 60% dan rata-rata return -1,32%. Ratih pun menyoroti katalis domestik dan global yang berpotensi memengeruhi laju IHSG September kali ini.

Pertama, pelaku pasar berpotensi mengambil langkah profit taking setelah IHSG menguat dalam tiga bulan beruntun sejak Juni hingga Agustus 2023.

Kedua, Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ini, Senin (4/9) akan memberlakukan kembali Auto Rejection Bawah (ARB) simetris.

"Dampaknya bisa terjadi fluktuasi harga saham yang signifikan, apalagi jika saham tersebut memiliki pembobotan cukup besar terhadap IHSG," kata Ratih kepada Kontan.co.id, Minggu (3/9).

Ketiga, dari faktor global, pelaku pasar akan mencermati keputusan suku bunga The Fed pada Federal Open Market Committee (FOMC) 20 - 21 September mendatang.  Sejauh ini, suku bunga The Fed diproyeksikan tetap pada level 5,25% - 5,50%.

Ratih mengatakan jika IHSG mengalami koreksi, maka momentum ini bisa menjadi peluang untuk akumulasi saham di saat harganya sedang terdiskon. Kalkulasi Ratih, IHSG berpotensi bergerak sideways cenderung melemah dalam rentang 6.850 - 7.050 di bulan ini.

Secara teknikal, Ratih menyarankan trading plan untuk bulan September dengan mengoleksi saham PT Astra International Tbk (ASII) di area Rp 6.550, target pada resistance Rp 6.800 dan stoploss jika menembus level Rp 6.250.

 

Kemudian, buy saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) pada harga Rp 1.685, target resistance Rp 1.750 dan pertimbangkan cutloss jika break support Rp 1.640. Rekomendasi selanjutnya, buy PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) di harga Rp 3.390, target di resistance Rp 3.600 dan stoploss jika break support Rp 3.140.

Itulah rekomendasi saham untuk September 2023. Ingat, segala risiko investasi atas rekomendasi saham di atas menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×