kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Sepekan Ditawarkan, Bareksa Optimistis Penjualan SR025 Capai Rp 30 Triliun


Kamis, 27 Agustus 2026 / 16:12 WIB
Sepekan Ditawarkan, Bareksa Optimistis Penjualan SR025 Capai Rp 30 Triliun
ILUSTRASI. Obligasi Negara/SUN (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vivit Dewi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penjualan Sukuk Ritel seri SR025 telah berlangsung selama sepekan sejak diluncurkan pada 21 Agustus 2026. Transaksi di mitra distribusi Bareksa hingga Kamis (27/8/2026) mencatat penjualan SR025-T3 sebesar 17,87% dari kuota Rp 15 triliun, sedangkan SR025-T5 mencapai 14,22% dari kuota Rp 5 triliun.

Chief Operating Officer Bareksa, Ni Putu Kurniasari mengatakan, laju penjualan SR025 sejauh ini masih sesuai dengan target pemerintah.

"Penjualan masih sesuai dengan target pemerintah, meskipun memang belum secepat ORI sebelumnya," kata Ni Putu kepada Kontan pada Kamis (27/8/2026).

Menurut dia, salah satu faktor yang memengaruhi laju penjualan tersebut adalah tingkat kupon SR025 yang masih berada di bawah ORI. Meski demikian, SR025 menawarkan kupon tertinggi untuk seri Sukuk Ritel sejak 2020 sehingga tetap memiliki daya tarik bagi investor.

Baca Juga: TBS Energi Utama (TOBA) Jadi Outlier Emiten Batubara, Bisnis Non-Coal Sudah Dominan

Meski laju penjualan belum secepat ORI sebelumnya, Bareksa masih melihat ruang pertumbuhan permintaan SR025 hingga akhir masa penawaran.  

"Dari sisi kami, kami masih memperkirakan penjualan secara nasional dapat mencapai sekitar Rp30 triliun," ujar Ni Putu.

Ni Putu mengatakan SR025-T3 juga masih menjadi tenor yang lebih diminati dibandingkan SR025-T5.

"Untuk penjualan SBN biasanya lebih diminati yang T3 dibanding T5, karena banyak investor ritel yang menggunakan SBN untuk tujuan investasi menengah," ujarnya.

Prospek permintaan juga didukung oleh tingginya porsi investor yang melakukan investasi berulang di Bareksa. Pada saat yang sama, jumlah nasabah baru juga masih terus tumbuh.

Potensi tambahan permintaan dapat berasal dari investor Sukuk Ritel seri SR019 yang akan jatuh tempo pada 10 September 2026. Investor yang melakukan reinvestasi ke SR025 berpeluang memperoleh tingkat kupon yang lebih tinggi.

"Ketika investor melakukan reinvestasi ke SR025, mereka akan mendapatkan kupon yang lebih tinggi. Karena itu, kami masih optimistis dengan proyeksi penjualan nasional yang telah kami buat," kata Ni Putu.

Untuk mendorong penjualan, Bareksa juga menawarkan promo cashback hingga Rp 45 juta bagi investor yang membeli SR025 melalui platform tersebut.

Baca Juga: Rupiah Spot Ditutup Melemah 0,11% ke Rp 17.744 per Dolar AS pada Kamis (27/8/2026)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×