kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sepanjang Tahun Ini, Minahasa Membangun Hebat (HBAT) Targetkan Rp 65,40 Miliar


Kamis, 16 Mei 2024 / 09:55 WIB
Sepanjang Tahun Ini, Minahasa Membangun Hebat (HBAT) Targetkan Rp 65,40 Miliar
ILUSTRASI. Perumahan yang dikembangkan?PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) di Sulawesi Utara.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) menargetkan pendapatan bersih perusahaan bisa mencapai Rp 65,40 miliar di tahun 2024.

Direktur Utama PT Minahasa Membangun Hebat Tbk  Go Ronny Nugroh menargetkan pendapatan bersih tahun ini dapat meningkat 34% dibandingkan dengan target pendapatan bersih di tahun 2023. Ia mencatat pendapatan bersih pada tahun 2023 sebesar Rp 37,50 miliar atau tumbuh 10,75% dari pendapatan tahun 2022 sebesar Rp 33,86 miliar.

"Hal itu didorong peningkatan pertumbuhan ekonomi secara masif sehingga meningkatkan daya beli masyarakat yang didukung dengan percepatan proses pembangunan unit-unit rumah yang siap untuk dipasarkan," jelas Ronny pada Paparan Publik, Rabu (15/5).

Ronny mengatakan pertumbuhan pendapatan HBAT dari tahun ke tahun merupakan wujud kerja keras seluruh manajemen dalam penerapan strategi dan prinsip keberlanjutan. 

Baca Juga: Minahasa Membangun Hebat (HBAT) Targetkan Bisa Bagikan Dividen di Tahun 2025

“Seluruh jajaran manajemen berkomitmen merealisasikan target 2024 dan optimistis bisa tercapai dengan adanya dukungan beberapa indikator dari makro ekonomi dan keunggulan kompetitif kami,” ujarnya.

Ronny menambahkan beberapa indikator pendukung prospek bisnis 2024 yakni pertumbuhan ekonomi nasional di 2023 yang tumbuh 5,05% dan diprediksi terus berlanjut di 2024, khususnya sektor properti.

Selain itu, potensi sektor properti masih tinggi jika mengacu data Survei Ekonomi Nasional (Susenas) 2021 yang menunjukkan kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan (backlog) di Indonesia mencapai 12,71 juta rumah tangga.

Menurutnya potensi kredit pemilikan rumah (KPR) juga masih tinggi karena setiap tahun ada sekitar 800.000 keluarga baru yang menjadi pasar potensial, merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS). Bank Indonesia (BI) juga memperpanjang pelonggaran rasio loan to value (LTV) KPR demi mendorong sektor properti. 

"Khusus sektor properti di Sulawesi Utara, yang menjadi basis perusahaan diprediksi bakal terus naik setelah di 2023 tumbuh 3,75%," ucapnya.

Ronny menjelaskan HBAT juga memiliki sejumlah keunggulan kompetitif di antaranya lokasi proyek yakni Perumahan Sawangan Permai yang strategis dan berbatasan langsung dengan Manado, Ibu Kota Sulawesi Utara.

Baca Juga: Laba Naik 63%, Kinerja Ancora Indonesia Resources (OKAS) Positif di Kuartal I 2024

Proyek HBAT juga memiliki harga yang kompetitif, namun tetap memberikan spesifikasi teknis serta kualitas bangunan yang setara dengan kompetitor yang dilengkapi dengan fasilitas lengkap. 

“Sebab itu kami optimistis Perseroan tumbuh di 2024 dan tahun-tahun mendatang," ungkap Ronny. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×