kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Sentimen Warsh dan Data Inflasi BPS Bayangi Rupiah, Begini Proyeksinya Selasa (3/2)


Senin, 02 Februari 2026 / 17:28 WIB
Sentimen Warsh dan Data Inflasi BPS Bayangi Rupiah, Begini Proyeksinya Selasa (3/2)
ILUSTRASI. Rupiah melemah 0,15 persen terhadap Dolar AS (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan hingga akhir perdagangan hari ini. Senin (2/2/2026), rupiah spot ditutup di level Rp 16.798 per dolar Amerika Serikat (AS). 

Ini membuat rupiah melemah 0,07% dibanding penutupan Jumat (30/1/2026) yang berada di Rp 16.798 per dolar AS.  

Sejalan dengan itu, kurs referensi Jisdor Bank Indonesia (BI) juga mencatat pelemahan tipis 0,02% ke posisi Rp 16.800 per dolar AS.

Baca Juga: Sentimen MSCI dan The Fed Tekan Rupiah, Cek Prospeknya Selasa (3/2)

Pengamat Ekonomi, Mata Uang, & Komoditas, Ibrahim Assuaibi berpandangan bahwa pelemahan rupiah terjadi di tengah rilis sejumlah data ekonomi domestik terbaru, mulai dari kinerja neraca perdagangan hingga perkembangan inflasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari - Desember 2025 mencatat surplus kumulatif US$ 41,05 miliar. Surplus ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar US$ 31,04 miliar.

“Surplus ini dipicu oleh angka ekspor sepanjang Januari - Desember yang mencapai US$ 282,21 miliar, lebih tinggi dari impor kumulatif pada periode yang sama US$ 241,86 miliar,” ujar Ibrahim, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Rupiah Masih Rawan Tertekan, Dibayangi Penguatan Dolar AS

Kemudian, BPS juga melaporkan laju inflasi tahun ke tahun (yoy) pada Januari 2026 tercatat mencapai 3,55%. Artinya, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,99 pada Januari 2025 menjadi 109,75 pada Januari 2026. 

Sementara dari sisi eksternal, sentimen datang dari pencalonan mantan gubernur Fed Kevin Warsh oleh Presiden AS Donald Trump untuk menggantikan ketua petahana Jerome Powell di pucuk pimpinan bank sentral AS.

Untuk Selasa (3/2/2026), rupiah diprediksi Ibrahim bakal bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.790 – Rp 16.830 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.798 Per Dolar AS Hari Ini (2/2), Asia Bervariasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×