kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Sentimen Konsumen Runtuh, Tekanan Dolar AS Bikin Rupiah Merana


Senin, 12 Januari 2026 / 11:36 WIB
Sentimen Konsumen Runtuh, Tekanan Dolar AS Bikin Rupiah Merana
ILUSTRASI. Rupiah Melemah Terhadap Dolar Amerika Serikat (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berfluktuasi di sekitar Rp 16.850 per dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Senin (12/1). Penurunan memperpanjang koreksi untuk sesi ketujuh berturut-turut dan tetap berada di level terlemahnya sejak akhir April 2025. 

Seperti dikutip Tradingeconomis, Senin (12/1), sentimen pada rupiah tetap rapuh karena spekulasi tentang pelonggaran moneter yang diperbarui. Bank  Indonesia (BI) berupaya mendukung pertumbuhan karena inflasi tetap dalam target meskipun ada sedikit peningkatan pada bulan Desember, setelah pemotongan suku bunga kumulatif sebesar 150 basis poin (bps) antara September 2024 dan September 2025. 

Menambah kehati-hatian investor, sentimen konsumen merosot pada bulan Desember setelah mencapai level tertinggi sembilan bulan sebelumnya, meskipun pertumbuhan penjualan ritel yang solid pada bulan November. 

Namun demikian, tekanan penurunan pada rupiah dibatasi oleh posisi eksternal Indonesia yang lebih kuat, dengan cadangan devisa mencapai level tertinggi sembilan bulan pada bulan Desember. Di tingkat global, indeks dolar melemah menjadi sekitar 98,9 setelah empat sesi mengalami kenaikan. 

Selanjutnya: Aset Asuransi Non Komersial Terkontraksi, Capai Rp 222,84 Triliun per November 2025

Menarik Dibaca: Promo Paket Gokana Hebat Mulai Rp 99 Ribu, Makan Bertiga Jadi Lebih Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×