kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Sengketa dengan BUMI, petinggi Leighton mundur


Senin, 02 September 2013 / 10:21 WIB
ILUSTRASI. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) telah resmi mengganti merek semen Holcim menjadi Dynamix pada 27 September 2019


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Leighton Holding, perusahaan pertambangan kelas dunia telah kehilangan salah satu pejabat eksekutifnya di Indonesia. Di Indonesia, Leighton Holding memiliki anak perusahaan PT Leighton Contractors Indonesia, yang bergerak di pertambangan batubara.

Theaustralian.com.au memberitakan, perusahaan yang berkantor di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan itu telah kehilangan Jim Russell, yang diketahui menjabat sebagai direktur keuangan di PT Leighton Contractors Indonesia.

Sebagaimana diketahui, perusahaan ini masih menghadapi sengketa hukum dengan raksasa pertambangan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Sebagaimana diberitakan KONTAN sebelumnya, PT Thiess Contractors Indonesia (Thiess), cucu usaha kontraktor pertambangan asal Australia, Leighton Holdings telah menghentikan penambangan batubara di dua areal lahan tambang anak usaha BUMI, yakni PT Arutmin Indonesia .

Kedua tambang itu adalah Senakin dan Satui, di Kalimantan Selatan. Penghentian penambangan terkait dengan piutang bersih proyek belum dibayarkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×