kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Sengketa dengan BUMI, petinggi Leighton mundur


Senin, 02 September 2013 / 10:21 WIB
ILUSTRASI. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) telah resmi mengganti merek semen Holcim menjadi Dynamix pada 27 September 2019


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Leighton Holding, perusahaan pertambangan kelas dunia telah kehilangan salah satu pejabat eksekutifnya di Indonesia. Di Indonesia, Leighton Holding memiliki anak perusahaan PT Leighton Contractors Indonesia, yang bergerak di pertambangan batubara.

Theaustralian.com.au memberitakan, perusahaan yang berkantor di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan itu telah kehilangan Jim Russell, yang diketahui menjabat sebagai direktur keuangan di PT Leighton Contractors Indonesia.

Sebagaimana diketahui, perusahaan ini masih menghadapi sengketa hukum dengan raksasa pertambangan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Sebagaimana diberitakan KONTAN sebelumnya, PT Thiess Contractors Indonesia (Thiess), cucu usaha kontraktor pertambangan asal Australia, Leighton Holdings telah menghentikan penambangan batubara di dua areal lahan tambang anak usaha BUMI, yakni PT Arutmin Indonesia .

Kedua tambang itu adalah Senakin dan Satui, di Kalimantan Selatan. Penghentian penambangan terkait dengan piutang bersih proyek belum dibayarkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×