kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Semester II, SRTG masih melirik sejumlah akuisisi


Rabu, 13 Agustus 2014 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. Cari tahu soal generasi Zalpha, generasi remaja saat ini yang akan memiliki daya beli besar


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) masih ingin memperbesar portofolio bisnisnya.Tahun ini, Saratoga masih berniat melakukan akuisisi. Sayangnya, manajemen Saratoga masih merahasiakan perusahaan mana saja yang menjadi bidikannya. "Tapi yang jelas, kami akan mengakuisisi perusahaan non-listed," ujar salah seorang manajemen kunci SRTG.

Menurutnya, manajemen kunci dalam perusahaan yang sudah tercatat di bursa atau listed sudah sedimikian rupa independensinya. Sehingga, akan lebih mudah apabila SRTG mengakuisisi perusahaan non-listed, apalagi jika SRTG ingin menjadi pemegang saham mayoritas dan ingin memasukan utusan SRTG untuk ikut mengendalikan perusahaan yang baru diakuisisinya itu.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur SRTG Sandiaga S. Uno menjelaskan, saat ini pihaknya memang tengah berupaya memperkuat pilar bisnis konsumernya. Asal tahu saja, SRTG memiliki tiga pilar bisnis utama, yakni sumber daya alam (SDA), infrastruktur dan konsumer.

"Supaya imbang, sepertiga dari portofolio bisnis, sumber daya alam, sepertiga bisnis infrastruktur, dan sepertiga konsumer," tandas Sandiaga.

Untuk memuluskan aksi korporasinya tersebut, manajemen akan mengandalkan kas internal perusahaan. SRTG masih memiliki kas internal sekitar US$ 100 juta.

Langkah awal SRTG untuk memperkuat pilar bisnisnya dimulai dengan mengakuisisi perusahaan fesyen PT Gilang Agung Persada (GAP). SRTG mengakuisisi 4,17% saham GAP. Nilai akuisisinya setara dengan US$ 5 juta.

Pada saat yang bersamaan, Saratoga Investama juga menempatkan dana senilai US$ 167.000 dalam exchangeable bonds. Dus, jika dana tersebut dieksekusi maka kepemilikan Saratoga Investama pada GAP akan bertambah 1,67% sehingga total kepemilikan saham perusahaan ini akan menjadi 5,84%.

Akuisisi tersebut memang tidak membuat SRTG menjadi pemegang saham mayoritas. Namun, jika ada peluang tidak menutup kemungkinan porsi kepemilikan SRTG atas GAP akan bertambah.

"Sama seperti Adaro dulu, kan, awalnya yang kami akuisisi juga kecil," pungkas Sandiaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×