kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Semester I, laba bersih INCO naik tinggi


Jumat, 16 Agustus 2013 / 06:08 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah Janjikan Pasokan Minyak Goreng Curah 14.000 Ton Per Hari


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan kinerja kinclong. Di semester I-2013, INCO berhasil membukukan laba bersih US$ 44,07 juta, tumbuh 698,44% dibanding periode yang sama 2012 yang US$ 5,52 juta. Padahal, pendapatan INCO tidak tumbuh terlalu besar. Sepanjang Januari-Juni 2013, INCO meraih pendapatan US$ 505,7 juta. Angka itu naik 18,9% dari semester I 2012 yang sebesar US$ 425,38 juta.

Kenaikan pendapatan ini ditopang oleh volume penjualan INCO yang terus naik sejak awal tahun. Di kuartal I-2013, INCO menjual nickel matte 18.514 metrik ton (MT). Jumlah itu bertambah menjadi 19.218 MT di tiga bulan kedua 2013. Sejatinya, harga realisasi rata-rata pengiriman INCO di kuartal II 2013 turun 10% menjadi US$ 12.297 per MT dibanding kuartal sebelumnya. Tapi,"Penurunan harga realisasi diimbangin dengan kenaikan volume penjualan," tulis manajemen INCO dalam rilis, Kamis (15/8).

INCO akan meningkatkan efisiensi penggunaan Minyak Bakar Bersulfur Tinggi (HSFO). Maklum, di kuartal II 2013, penggunaan HSFO naik 8% jadi 679.306 barel. Kamis (15/8), harga saham INCO naik 3,02% jadi Rp 2.050 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×