kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Semester I, laba bersih INCO naik tinggi


Jumat, 16 Agustus 2013 / 06:08 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah Janjikan Pasokan Minyak Goreng Curah 14.000 Ton Per Hari


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan kinerja kinclong. Di semester I-2013, INCO berhasil membukukan laba bersih US$ 44,07 juta, tumbuh 698,44% dibanding periode yang sama 2012 yang US$ 5,52 juta. Padahal, pendapatan INCO tidak tumbuh terlalu besar. Sepanjang Januari-Juni 2013, INCO meraih pendapatan US$ 505,7 juta. Angka itu naik 18,9% dari semester I 2012 yang sebesar US$ 425,38 juta.

Kenaikan pendapatan ini ditopang oleh volume penjualan INCO yang terus naik sejak awal tahun. Di kuartal I-2013, INCO menjual nickel matte 18.514 metrik ton (MT). Jumlah itu bertambah menjadi 19.218 MT di tiga bulan kedua 2013. Sejatinya, harga realisasi rata-rata pengiriman INCO di kuartal II 2013 turun 10% menjadi US$ 12.297 per MT dibanding kuartal sebelumnya. Tapi,"Penurunan harga realisasi diimbangin dengan kenaikan volume penjualan," tulis manajemen INCO dalam rilis, Kamis (15/8).

INCO akan meningkatkan efisiensi penggunaan Minyak Bakar Bersulfur Tinggi (HSFO). Maklum, di kuartal II 2013, penggunaan HSFO naik 8% jadi 679.306 barel. Kamis (15/8), harga saham INCO naik 3,02% jadi Rp 2.050 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×