kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Semen Indonesia Bakal Tebar Dividen Rp 1,65 Triliun dan Rombak Susunan Komisaris


Senin, 17 April 2023 / 21:00 WIB
Semen Indonesia Bakal Tebar Dividen Rp 1,65 Triliun dan Rombak Susunan Komisaris
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG? menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023 di Jakarta, Senin (17/4/2023).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023 (Rapat) pada Senin 17 April 2022 di Jakarta. 

Rapat menyetujui penetapan penggunaan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2022 sebesar Rp 2,36 triliun sebagai berikut: pertama, sebesar 70% atau Rp 1,65 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai dan kedua, sebesar 30% atau Rp 709,45 miliar ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

Jika dibandingkan dengan nilai yang dibagikan pada tahun lalu yang sebesar Rp 1,02 triliun, pembagian dividen pada tahun ini terhitung tumbuh sebesar 61,76%. Hal ini mengindikasikan komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. 

Baca Juga: Yuk Berkreasi dengan Keramik Roman Interlok untuk Menciptakan Hunian Bergaya Rustic!

Direktur Utama SIG, Donny Arsal mengatakan, SIG akan terus berupaya untuk memperkuat kapabilitas Perseroan melalui inovasi produk dan layanan, penguatan jaringan distribusi dan optimalisasi fasilitas produksi, hingga peningkatan operational excellence pada aktivitas operasional termasuk inisiatif digitalisasi yang berkontribusi pada efisiensi, untuk menyasar peningkatan kinerja pada 2023. 

“SIG berkomitmen untuk terus menjaga kepemimpinan pasar dan mempertahankan kinerja yang positif demi terciptanya pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi para pemegang saham,” kata Donny Arsal dalam siaran pers. 

Selain menetapkan pembagian dividen, RUPST SIG juga menetapkan perubahan pengurus.

RUPST memberhentikan dengan hormat Astera Primanto Bhakti sebagai Komisaris; Aas Asikin Idat sebagai Komisaris Independen; Aulia Mulki Oemar sebagai Direktur Bisnis dan Pemasaran; dan Adi Munandir sebagai Direktur Supply Chain.

Rapat juga mengubah nomenklatur jabatan Direksi Perseroan yaitu semula Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Portofolio.

Baca Juga: Sinergi SBI dan Dinas Bina Marga untuk Infrastruktur Strategis di DKI Jakarta

Selanjutnya, RUPST mengangkat Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, yaitu Yustinus Prastowo sebagai Komisaris; Saor Siagian sebagai Komisaris Independen;  Subhan sebagai Direktur Bisnis dan Pemasaran; dan  Reni Wulandari sebagai Direktur Operasi.

Berikut Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama:Rudiantara
  • Komisaris: Arief Prasetyo Adi
  • Komisaris: Lydia Silvanna Djaman
  • Komisaris: Sony Subrata
  • Komisaris: Yustinus Prastowo
  • Komisaris Independen: Saor Siagian
  • Komisaris Independen: Nasaruddin Umar

Direksi Perseroan

  • Direktur Utama: Donny Arsal
  • Direktur Bisnis dan Pemasaran: Subhan
  • Direktur SDM dan Umum: Agung Wiharto 
  • Direktur Operasi: Reni Wulandari
  • Direktur Supply Chain: Yosviandri
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Portofolio: Andriano Hosny Panangian

Sebagai catatan, SIG tercatat berhasil mempertahankan kinerja positif pada tahun 2022, dengan laba bersih yang meningkat sebesar 15,5% menjadi Rp 2,36 triliun dibandingkan tahun 2021.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham BBRI, INDF, dan SMGR Untuk Kamis (13/4)

Keberhasilan ini didorong oleh inisiatif strategis Perseroan, antara lain pengelolaan permintaan pasar secara mikro, optimalisasi jaringan distribusi, riset dan pengembangan produk baru, serta peningkatan keunggulan operasional.

SIG juga menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam bisnisnya, termasuk penggunaan bahan baku dan bahan bakar alternatif, serta pengurangan emisi karbon dan pengelolaan tata kelola yang baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×