kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Sektor energi menggerus bursa Asia


Selasa, 30 Desember 2014 / 07:41 WIB
ILUSTRASI. 5 Bahan Alami Alternatif Retinol yang Aman untuk Kulit Sensitif.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia memerah pada transaksi pagi ini (30/12). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.01 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1% menjadi 138,25. Dengan demikian, bursa acuan di kawasan regional ini jatuh dari posisi tertingginya dalam tiga pekan terakhir.

Secara sektoral, sektor material dan energi mengalami penurunan terdalam setelah harga minyak dunia anjlok kemarin ke level terendahnya dalam lima tahun.

Sementara itu, indeks Topix turun 0,1%. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,2%, indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,1%, dan indeks Kospi Korea Selatan naik 0,4%.

Pasar saham global menuju reli tahunan yang ketiga secara berturut-turut di mana bursa AS melaju kencang selama dua pekan terakhir pasca pernyataan the Federal Reserve yang menyatakan akan bersabar dalam menaikkan suku bunga.

"Pasar saham saat ini sangat bernilai. Valuasi pasar secara keseluruhan masih meninggalkan sedikit adanya margin of error," jelas Matthew Coffina, equity analyst Morningstar Inc.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×