kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Sejumlah Saham Ini Sentuh ARA pada Selasa (13/1), Begini Kata Analis


Selasa, 13 Januari 2026 / 17:03 WIB
Sejumlah Saham Ini Sentuh ARA pada Selasa (13/1), Begini Kata Analis
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) Di tengah IHSG yang menguat, sejumlah saham pun mencatatkan lonjakan signifikan hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA).


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat, sejumlah saham pun mencatatkan lonjakan signifikan hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Beberapa di antaranya ialah PT Soho Global Health Tbk (SOHO) yang pergerakan sahamnya pada Selasa (13/1/2026) menguat 24,75% dibandingkan perdagangan kemarin. Kini saham SOHO berada di level Rp 2.570 per saham atau naik 510 poin.

Selain itu, PT Indospring Tbk (INDS) juga naik pesat, menguat 24,72% menjadi Rp 444 per saham atau naik 88 poin. Ada pun PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) juga menguat sebesar 24,84% menjadi Rp 4.020 per saham atau naik 800 poin.

Baca Juga: Yupi Indo Jelly Gum (YUPI) Belum Realisasikan Dana IPO Rp 596,67 Miliar

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai, dari deretan saham yang mengalami ARA tersebut, prospek ke depan tidak sepenuhnya seragam. Menurutnya, saham INDS dan SOHO masih memiliki peluang yang relatif lebih positif dibandingkan saham lainnya.

“Saham INDS dan SOHO lebih positif karena fundamentalnya yang kuat diantisipasi laporan keuangan. Sementara untuk SOTS lebih spekulatif,” ujar Wafi kepada Kontan, Selasa (13/1/2026).

Meski demikian, Wafi mengingatkan bahwa lonjakan harga yang terlalu tinggi dalam waktu singkat membuat saham-saham tersebut belum layak untuk dikoleksi saat ini. 

Menurutnya valuasi saham sudah relatif mahal dan belum sepenuhnya diikuti oleh pembuktian kinerja fundamental.

Adapun dari sejumlah saham yang sempat ARA, Wafi merekomendasikan investor untuk lebih mencermati saham INDS dengan target harga Rp 470 per saham dan SOHO dengan target Rp 3.200 per saham. 

Baca Juga: Adhi Karya (ADHI) Catat Kontrak Baru Rp 18,1 Triliun di 2025, Target RKAP Terlampaui

Selanjutnya: 5 Film Horor Indonesia Terbaru di Bioskop Januari 2026, Ini Sinopsisnya

Menarik Dibaca: Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 9-15 Januari 2026, Detergent Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×