kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Sari Roti (ROTI) Masuk Bisnis Pakan Ternak, Siap Dongkrak Sumber Cuan Baru


Sabtu, 28 Februari 2026 / 08:47 WIB
Sari Roti (ROTI) Masuk Bisnis Pakan Ternak, Siap Dongkrak Sumber Cuan Baru
ILUSTRASI. Sari Roti (ROTI) akan produksi pakan ternak. (KONTAN/Cheppy A Muchlis)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen roti merek Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mengumumkan rencana menambah kegiatan usaha baru dalam waktu dekat.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), ROTI berencana menambah kegiatan usaha KBLI 10801 yakni menjalankan usaha industri ransum pakan hewan.

"Untuk produk tepung pakan ternak, perusahaan akan melakukan produksi sendiri dengan memanfaatkan investasi pabrik ransum pakan hewan serta didukung oleh tenaga kerja yang kompeten," tulis Manajemen ROTI dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/2/2026).

Sehubungan dengan perubahan kegiatan usaha, ROTI telah memiliki tenaga kerja ahli yang dibutuhkan untuk mendukung operasional atas penambahan kegiatan usaha tersebut.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp 40.000 Sabtu (28/2), Tembus Rp 3.085.000 per Gram

Lebih lanjut, penambahan kegiatan usaha industri ransum pakan hewan berpotensi memberi nilai tambah terhadap kegiatan usaha eksisting perusahaan.

Peningkatan pendapatan maupun keuntungan dapat diperoleh dengan cara pemanfaatan atas barang usang melalui penambahan kegiatan usaha yang dilakukan, yang mana hal ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan laba dan memberi nilai tambah bagi pemegang saham perusahaan.

Untuk mempermulus langkah penambahan kegiatan usaha baru, ROTI akan meminta restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 7 April 2026 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×