kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) Targetkan Penjualan Naik 7% di Tahun 2024


Minggu, 28 Januari 2024 / 10:40 WIB
Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) Targetkan Penjualan Naik 7% di Tahun 2024
ILUSTRASI. Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) menargetkan penjualan naik 7% di tahun ini


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen pupuk NPK atau Nitrogen, Fosfor, dan Kalium, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) berharap mampu melanjutkan kinerja bisnis yang positif sepanjang tahun 2024.

Direktur Utama Saraswanti Anugerah Makmur Yahya Taufik menyampaikan, pada dasarnya SAMF selalu mengincar pertumbuhan kinerja yang positif secara berkelanjutan dari tahun ke tahun. Untuk tahun ini, pihaknya memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar 7% dari tahun sebelumnya.

Sebagai gambaran, penjualan SAMF naik 56,1% year on year (YoY) menjadi Rp 3,82 triliun per kuartal III-2023. Adapun laba bersih SAMF sepanjang sembilan bulan pertama 2023 meningkat 55,8% YoY menjadi Rp 355,98 miliar.

Manajemen SAMF pernah menyebut bahwa target penjualan perusahaan pada 2023 sebesar Rp 4,4 triliun. Jika target ini terpenuhi, maka penjualan SAMF pada akhir 2024 diperkirakan sebesar Rp 4,71 triliun.

Baca Juga: Saraswanti Anugerah (SAMF) Raup Laba Rp 356 miliar Hingga Kuartal III

Salah satu faktor pendorong utama yang dapat mendongkrak kinerja SAMF adalah peningkatan permintaan pupuk dari konsumen eksisting yang secara konsisten melakukan ekstensifikasi luasan lahan, sehingga membutuhkan konsumsi pupuk yang lebih banyak.

“Selain itu, konsumen baru yang beralih menggunakan pupuk NPK juga terus bertumbuh,” tambah Yahya, Rabu (25/1).

Kini, SAMF berfokus untuk meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi, menambah kapasitas pabrik, mengamankan pasokan bahan baku, menjaga konsistensi kualitas produk, memperkuat riset dan pengembangan, hingga memperkuat networking penjualan secara intensif.

Manajemen SAMF juga mewaspadai risiko volatilitas harga bahan baku pupuk. Oleh karena itu langkah antisipasi telah disiapkan perusahaan tersebut. “Salah satunya adalah bekerja sama dengan para penyuplai bahan baku untuk keamanan pasokan dan jaminan ketersediaan bahan baku,” imbuh dia.

Terkait kapasitas, SAMF telah menuntaskan agenda penambahan lini produksi pupuk di Pabrik Mojokerto pada 2023 lalu. Alhasil, saat ini SAMF memiliki kapasitas produksi pupuk sebanyak 700.000 ton.

 

Kapasitas tersebut terbagi atas Pabrik Mojokerto I sebesar 100.000 ton, Pabrik Mojokerto II (200.000 ton), Pabrik Medan I (80.000 ton), Pabrik Medan II (160.000 ton), dan Pabrik Sampit (160.000 ton).

Tahun ini SAMF berencana kembali menambah satu line produksi pupuk di Pabrik Sampit yang dikelola anak usaha yakni PT Anugerah Pupuk Makmur. Sayangnya, pihak SAMF belum menyebut besaran capital expenditure (capex) atau dana belanja modal untuk ekspansi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×