kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.974   61,00   0,34%
  • IDX 5.730   87,08   1,54%
  • KOMPAS100 742   14,13   1,94%
  • LQ45 561   7,80   1,41%
  • ISSI 199   2,71   1,38%
  • IDX30 318   3,44   1,09%
  • IDXHIDIV20 390   1,15   0,30%
  • IDX80 84   1,28   1,55%
  • IDXV30 107   -0,08   -0,08%
  • IDXQ30 102   0,61   0,60%

Sarana Menara berencana stock split


Senin, 09 April 2018 / 19:03 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Agenda PT Sarana Menara Infrastructure Tbk (TOWR) menggelar aksi korporasi belum kelar. Setelah akuisisi, emiten menara telekomunikasi ini berencana melakukan pemecahan nilai saham atawa stock split.

"Stock split diharapkan mampu membuat saham TOWR menjadi lebih likuid," ujar Wakil Direktur Utama TOWR Adam Gifari kepada Kontan.co.id, Senin (9/4).

Berdasarkan data RTI, selama setahun terakhir, frekuensi transaksi saham TOWR sebesar 55.989 kali. Angka ini lebih kecil dibandingkan frekuensi saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang mencapai 302.152 kali.

Namun, volume dan nilai transaksi TOWR justru lebih besar dibandingkan TBIG. Volume transaksi TOWR mencapai 4,3 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 17,2 triliun, sedangkan volume TBIG sebanyak 757,5 juta saham dengan nilai transaksi Rp 4,7 triliun.

Dari segi harga, saham TOWR hingga penutupan perdagangan awal pekan ini masih stagnan di level Rp 3.400 per saham. Sementara, saham TBIG turun 50 poin ke level Rp 5.650 per saham.

Sayang, manajemen belum bersedia memerinci rasio stock split tersebut. "Nanti akan kami masukan ke agenda," imbuh Adam.

TOWR berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 Mei mendatang untuk meminta persetujuan stock split.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×