Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Saiko Consultancy Pte. Ltd. mengumumkan telah membatalkan rencana akuIsisi saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) dari Rizet Ramawi.
Direktur Utama Soraya Berjaya Indonesia, Rizet Ramawi, menjelaskan pembatalan tersebut mengacu dalam surat yang diterbitkan Saiko Consultancy tertanggal 28 Januari 2026.
“Kami sampaikan bahwa Saiko Consultancy Pte. Ltd. telah melakukan pembatalan atas rencana pengambilalihan atas saham SPRE,” tulisnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (28/1).
Baca Juga: ASLI, DPUM dan SPRE Tengah Proses Akuisisi, Begini Rekomendasi Sahamnya Sudah Melejit
Rencannya, Saiko Consultancy akan mengakuisisi kepemilikan saham Rizet Ramawi selaku pengendali SPRE dengan membeli maksimal 222,60 miliar saham. Ini setara dengan 27,83% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.
Rizet memastikan pembatalan akuisisi dari Saiko Consultancy ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha SPRE.
Pada 19 Januari 2026, SPRE mengumumkan sedang terjadi proses negosiasi antara Saiko Consultancy dengan Rizet Ramwi. Awalnya, akuisisi dilakukan Siako Consultancy untuk menunjang strategi pengembangan usaha.
Baca Juga: Menanti Taji Danantara dalam Menahan Tekanan Jual Usai IHSG Trading Halt
Diketahui dalam proses negosiasi, Saiko Consultancy dan Rizet Ramawi masih membahas tentang penetapan nilai akhir transaksi serta jadwal penyelesaian rencana akuisisi.
Selanjutnya: Yuk, Cek Rekomendasi Saham dari Mirae Saat Market Tertekan (29/1)
Menarik Dibaca: Yuk, Cek Rekomendasi Saham dari Mirae Saat Market Tertekan (29/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













