kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Saham tiga emiten ini bergerak tak seperti biasanya


Selasa, 10 Januari 2012 / 11:16 WIB
ILUSTRASI. Won jadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) tercatat naik 0,31% menjadi 3.901,30 pada pukul 11.14. Sementara itu, sejumlah saham memiliki pergerakan yang tidak biasa pagi ini. Siapa saja mereka?

- PT International Nickel Indonesia (INCO)

Saham INCO naik 1,5% menjadi Rp 3.400. Kenaikan saham INCO seiring dengan lonjakan harga kontrak nikel sebesar 1,9% menjadi US$ 19.100 per metrik ton di London kemarin. Ini merupakan level tertinggi sejak 31 Oktober lalu.

- PT Garuda Indonesia (GIAA)

Saham GIAA naik 3% menjadi Rp 510, yang merupakan level tertinggi sejak 16 September lalu. Dikabarkan, Cathay Pacific Ltd dan Delta Air Lines Inc tengah mempertimbangkan untuk membeli saham GIAA.

- Indika Energy (INDY)

Saham INDY menanjak 4,4% menjadi Rp 2.350 pada hari ini. Kenaikan tersebut merupakan yang terbesar sejak 28 Oktober lalu. Kenaikan saham INDY terkait dengan aksi korporasi perusahaan. Dikabarkan, INDY sudah menunjuk Citigroup Inc, PT Macquarie Capital Securities Indonesia, dan PT Mandiri Sekuritas untuk membantu penjualan 16,6% saham PT Petrosea, anak usaha INDY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×