kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.020   -37,00   -0,20%
  • IDX 5.187   190,55   3,81%
  • KOMPAS100 664   33,50   5,31%
  • LQ45 517   28,82   5,90%
  • ISSI 178   5,56   3,22%
  • IDX30 291   17,60   6,44%
  • IDXHIDIV20 382   24,78   6,94%
  • IDX80 76   4,02   5,56%
  • IDXV30 107   5,88   5,84%
  • IDXQ30 96   6,43   7,17%

Saham Solusi Energi (WIFI) Berpindah Tangan Rp 4,06 Triliun, Siapa Pembeli Barunya?


Selasa, 20 Oktober 2026 / 11:00 WIB
Saham Solusi Energi (WIFI) Berpindah Tangan Rp 4,06 Triliun, Siapa Pembeli Barunya?
ILUSTRASI. IHSG Bertahan Di Zona Hijau (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemegang saham pengendali PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Investasi Sukses Bersama (ISB), resmi mengalihkan sebagian kepemilikan sahamnya kepada PT Sinergi Graha Kapital (SGK). 

Dalam transaksi tersebut, ISB melepas sebanyak 1.415.652.000 lembar saham atau setara 26,667% dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan. 

Harga yang disepakati berada di level Rp2.870 per lembar saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp 4.062.921.240.000 alias Rp 4,06 triliun.

Baca Juga: Imbas Aksi Jual, Investor SUN Selektif Jelang Lelang Sukuk

Pasca transaksi, peta kepemilikan saham WIFI mengalami penyesuaian pada kedua belah pihak. 

ISB yang sebelumnya menggenggam 2.889.087.404 lembar saham atau setara 54,42%, kini mencatatkan kepemilikan sebesar 1.473.435.404 lembar saham atau setara 27,756% dari seluruh saham yang beredar. Dengan porsi tersebut, ISB tetap menjadi pemegang saham terbesar sekaligus pengendali perusahaan.

Di sisi pembeli, SGK yang sebelum transaksi belum memiliki saham perusahaan, kini resmi menjadi pemegang saham dengan kepemilikan sebanyak 1.415.652.000 lembar saham atau setara 26,667% dari total saham WIFI.

Direktur WIFI, Shannedy Ong menjelaskan, berdasarkan konfirmasi dari pemegang saham pengendali, transaksi ini dilakukan dalam rangka repositioning struktur permodalan grup usaha perusahaan. 

"Transaksi ini merupakan penataan di tingkat pemegang saham dan tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional perusahaan, yang tetap berjalan dengan lancar," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (20/10/2026).

Shannedy menambahkan, karena transaksi dilakukan antar pihak yang terafiliasi dan SGK tidak berkedudukan sebagai pengendali, pengalihan saham ini tidak menyebabkan perubahan pengendalian atas perusahaan. 

Dengan demikian, transaksi ini juga tidak menimbulkan kewajiban untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Masuknya SGK sebagai pemegang saham dengan porsi 26,67% dengan tujuan investasi jangka panjang mencerminkan keyakinan kelompok usaha terhadap prospek bisnis WIFI. 

Baca Juga: Goldman Sachs Prediksi Potensi Dana Asing Keluar dari BEI Tembus US$ 5 Miliar

“Penataan kepemilikan ini diharapkan memperkuat fondasi permodalan serta mendukung eksekusi rencana pengembangan bisnis perusahaan ke depan, sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan dan pemegang saham publik,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam laporan kepemilikan sahamnya, ISB menyatakan tetap mempertahankan pengendalian atas WIFI. Transaksi tersebut dieksekusi melalui mekanisme Pasar Negosiasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 19 Oktober 2026. SGK menyatakan tujuan kepemilikan saham ini adalah untuk investasi jangka panjang.

Merujuk pada keterbukaan informasi yang disampaikan WIFI di laman BEI, transaksi ini dilakukan antara pihak-pihak yang memiliki hubungan afiliasi. 

Pengalihan ini merupakan penataan kepemilikan saham di internal kelompok usaha, bukan pelepasan saham kepada pihak luar maupun di pasar reguler. Alhasil, transaksi ini diakui tidak menimbulkan tekanan jual terhadap pergerakan saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×