kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.718   37,00   0,21%
  • IDX 6.481   -53,98   -0,83%
  • KOMPAS100 859   -7,27   -0,84%
  • LQ45 653   -5,62   -0,85%
  • ISSI 224   -1,26   -0,56%
  • IDX30 363   -3,49   -0,95%
  • IDXHIDIV20 452   -5,36   -1,17%
  • IDX80 98   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,35   -1,07%
  • IDXQ30 117   -1,02   -0,87%

Saham-saham blue chips menjadi incaran investor asing


Selasa, 24 Juli 2018 / 22:09 WIB
ILUSTRASI. Papan Pergerakan Saham


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aliran dana asing kembali mengalir ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam perdagangan, Selasa (23/7), investor asing mencatatkan net buy sebanyak Rp 288,34 miliar.

Kepala Riset Ekuator Swarna Sekuritas David N Sutyanto megatakan, inflow tersebut umumnya membanjiri saham-saham blue chips. Menurutnya, selama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih di bawah level 6.500, investor asing masih akan terus masuk ke BEI. "Secara, valuasinya masih cukup rendah. Apalagi, emiten-emiten masih on going laporan keuangannya," kata David kepada Kontan.co.id, Selasa (23/7).

Dia optimistis, inflow yang masuk ke bursa saham bersifat jangka panjang. Meskipun tidak menutup kemungkinan jika ada perubahan pada sentimen pasar ke depan.

Selasa (23/7), pemodal asing memburu saham-saham blue chips seperti saham PT Bank Central Asia (BBCA), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). "Investor pun masih bisa masuk ke saham-saham tersebut, karena masih ada potensi harga terus naik," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×