kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Saham Panca Anugrah (MGLV) oversubscribed lebih dari 200 kali saat penawaran umum


Selasa, 08 Juni 2021 / 11:05 WIB
Saham Panca Anugrah (MGLV) oversubscribed lebih dari 200 kali saat penawaran umum
Pencatatan perdana saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) di Bursa Efek Indonesia.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) yang dikenal dengan brand Magran Living resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 8 Juni 2021. Perusahaan yang bergerak di usaha perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga menjadi perusahaan tercatat ke-18 di BEI sepanjang 2021.

Direktur Utama PT Panca Anugrah Wisesa Tbk Dennis Rahardja mengatakan, antusiasme masyarakat atas IPO MGLV di BEI sangat tinggi. "Hal ini dapat dilihat dari kelebihan permintaan alias oversubscribed lebih dari 200 kali pada penawaran umum yang telah dilakukan pada tanggal 31 Mei 2021 sampai dengan 2 Juni 2021," kata Dennis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/6).

Melalui initial piblic offering (IPO), Panca Anugrah Wisesa melepas 400 juta saham atau setara 21,05% dari modal ditempatkan dan disetor
setelah IPO. Saham tersebut ditawarkan dengan harga Rp 135 per saham sehingga Magran Living mengantongi total dana segar Rp 54 miliar.

Berdasarkan prospektus IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sebesar 88,51% dana IPO akan digunakan untuk modal kerja dalam bentuk pembelian persediaan serta kegiatan pemasaran. Kemudian, sebesar 11,49% akan digunakan untuk belanja modal terkait dengan pembukaan satu showroom baru, termasuk membayar sewa tempatnya.

Baca Juga: Melantai di BEI, harga saham Panca Anugrah (MGLV) naik 9,63% di awal perdagangan

Showroom baru tersebut berfungsi untuk memajang contoh produk-produk dari Magran Living dengan target pembukaan paling lambat pada kuartal IV-2021 yang berlokasi di salah satu kota besar di Indonesia. Rencana tersebut diharapkan dapat mendorong kinerja perusahaan dan meningkatkan penjualan Magran Living.

Lebih lanjut, Dennis menyampaikan, dengan terlaksananya IPO ini, Magran Living berharap dapat menjadi one-stop-shop solution terbaik untuk keperluan rumah tangga di Indonesia. 
Selain dirancang untuk mempermudah para pelanggan saat berbelanja, konsep tersebut juga merupakan strategi untuk memperkuat posisi perusahaan dengan memanfaatkan pengalaman dan reputasi perusahaan.

Produk-produk yang ditawarkan Magran Living sangat bervariasi, mulai dari built-in furniture (kitchen, wardrobe, dll) hingga loose furniture (sofa, matras, dll) dengan pilihan desain kontemporer hingga modern. 

"Dengan struktur pemodalan yang kuat dan dukungan oleh publik, Panca Anugrah Wisesa siap menjangkau pasar global dan menjadi salah satu perusahaan kebanggaan di Indonesia," ucap Dennis.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2020, Panca Anugrah Wisesa menbukukan penjualan Rp 61,16 miliar. Jumlah tersebut naik 28,85% dari realisasi penjualan tahun 2019 yang sebesar Rp 47,47 miliar.

Kemudian, jumlah laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun 2020 tercatat sebesar Rp 2,73 miliar atau melesat 168,97% year on year dari Rp 1,02 miliar. Adapun aset Panca Anugrah Wisesa tercatat sebesar Rp 82,74 miliar, terdiri dari utang Rp 48,09 miliar dan ekuitas Rp 34,65 miliar.

Selanjutnya: Bidik dana Rp 54 miliar usai IPO, ini rencana Panca Anugrah Wisesa (MGLV)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×