CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Saham LSIP melaju seiring lonjakan harga karet selama dua hari berturut-turut


Rabu, 30 Maret 2011 / 11:00 WIB
ILUSTRASI. Pengemasan produk olahan sidat PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melalui anak usahanya di bidang budidaya perikanan, PT Iroha Sidat Indonesia (ISI) dan PT Suri Tani Pemuka (STP). JPFA termasuk dalam daftar emiten yang akan menggelar rights issue. DOK/


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia (LSIP) pagi ini dilanda aksi beli. Pada pukul 10.55, saham LSIP melesat 2,2% menjadi Rp 2.325. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak 10 Maret lalu.

Melesatnya saham LSIP diduga terkait dengan kenaikan kontrak harga karet dunia di Tokyo yang selama dua hari berturut-turut. Kondisi itu akan menaikkan outlook pendapatan perusahaan yang merupakan produsen karet di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×