kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45988,30   0,40   0.04%
  • EMAS1.164.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Saham Lapis Dua dan Tiga Masih Jadi Pilihan Investor di Tengah Gejolak Pasar


Senin, 12 Februari 2024 / 18:58 WIB
Saham Lapis Dua dan Tiga Masih Jadi Pilihan Investor di Tengah Gejolak Pasar
ILUSTRASI. Layar perdagangan bursa saham di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten saham lapis dua dan tiga mencatatkan kinerja yang baik dalam sepekan terakhir.

Sebagai gambaran, melansir Bloomberg, kinerja PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik 10,29% selama sepekan. Lalu, saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) naik 7,74%, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) 6,22%, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) 5,83%, dan PT Blue Bird Tbk (BIRD) 5,39%.

Kemudian, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) naik 4,95% dalam sepekan, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) naik 4,45%, dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 3,92%. Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk naik 3,47% dan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) 3,14%.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, situasi dan kondisi dari sisi global memang masih belum memberikan kepastian, mulai dari adanya inflasi, penurunan tingkat suku bunga, hingga ketegangan geopolitik. 

Baca Juga: Simak Rekomendasi untuk Saham Lapis Dua dan Tiga

Dari dalam negeri, hajatan Pemilu 2024 masih mencuri perhatian serta memberikan dampak positif dan negatif di saat yang bersamaan.

“Hajatan pemilu masih mencuri perhatian investor, sehingga tentu saja hal ini memberikan dampak positif bagi pelaku pasar. Meskipun pemilu pun sebetulnya bak pedang bermata dua,” ujarnya kepada Kontan, Senin (12/2).

Hal itu pun tentu akan membuat sejumlah investor tertarik untuk mengeruk cuan dari kesempatan memiliki saham sejumlah emiten lapis dua dan tiga. 

Apalagi, jika harga saham emiten lapis dua dan tiga itu memiliki fundamental kuat dan potensi bervaluasi tinggi di masa mendatang.

Menurut Nico, investor tentu akan menanti hingga saham tersebut mengalami koreksi. Setelah koreksi, para investor akan kembali melakukan akumulasi.

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar BBRI Tembus Rp 913 Triliun Saat Harga Saham Sentuh All Time High

“Investor tetap harus memperhatikan kinerja pendapatan dan laba masing-masing emiten. Selain itu, investor juga disarankan tetap perhatikan durasi investasi dan profil risiko masing-masing,” tuturnya.

Nico pun merekomendasikan beli untuk saham ERAA, BNGA, CTRA, BSDE, dan BBTN dengan target harga masing-masing Rp 500 per saham, Rp 2.180 per saham, Rp 1.450 per saham, Rp 1.350 per saham, dan Rp 1.700 per saham. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×