kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.944.000   4.000   0,21%
  • USD/IDR 16.370   -48,00   -0,29%
  • IDX 7.952   15,91   0,20%
  • KOMPAS100 1.106   -0,20   -0,02%
  • LQ45 812   -1,90   -0,23%
  • ISSI 268   1,83   0,69%
  • IDX30 421   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 488   0,14   0,03%
  • IDX80 122   -0,19   -0,16%
  • IDXV30 132   0,97   0,74%
  • IDXQ30 136   0,14   0,10%

Saham Hermina (HEAL) Dibeli Grup Djarum


Rabu, 25 Juni 2025 / 11:14 WIB
Saham Hermina (HEAL) Dibeli Grup Djarum
ILUSTRASI. Grup Djarum melalui PT Dwimuria Investama Andalan membeli 559,18 juta saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grup Djarum membeli 559,18 juta saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

Melansir keterbukaan informasi di BEI Rabu (25/6), pihak yang menerima pengalihan saham HEAL itu adalah PT Dwimuria Investama Andalan.

Jumlah saham yang dialihkan adalah sebanyak 559.185.300 alias 559,18 juta saham. Harga pelaksanaan pengalihan saham adalah pada Rp 1.875 per saham.

"Transaksi penjualan saham hasil pembelian kembali dilakukan pada tanggal 25 Juni 2025 di luar Bursa Efek Indonesia (BEI)," ujar Wakil Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Yulisa Khiat dalam keterbukaan informasi tersebut.

Baca Juga: Kinerja Medikaloka Hermina (HEAL) Lesu pada Awal Tahun, Simak Rekomendasinya

Menurut Yulisa, HEAL dan Dwimuria Investama Andalan tidak memilik hubungan afiliasi.

"Setelah dilakukannya pengalihan saham pada tanggal 25 Juni 2025, maka saldo saham-saham tresuri perseroan adalah nol," katanya.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan KONTAN, sebelumnya ada beberapa calon pembeli dalam transaksi ini.

Dalam proses negosiasi pembelian tersebut, Grup Djarum jadi penawar dengan harga tertinggi dibandingkan peminat lainnya.

Baca Juga: Medikaloka Hermina (HEAL) Gencar Menambah Rumah Sakit Baru

Harga saham HEAL saat ini ada di Rp 1.390 per saham. Artinya, harga pembelian tersebut lebih tinggi dari harga saham HEAL saat ini.Asal tahu saja, PT Dwimuria Investama Andalan merupakan perusahaan induk investasi yang dimiliki oleh keluarga Hartono. 

Perusahaan ini juga memiliki kepemilikan saham mayoritas dan jadi pemegang saham pengendali di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yaitu sebesar 54,94%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×