kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Saham Bank BRI (BBRI) sentuh rekor baru lagi, ini laba andai Anda investornya


Jumat, 12 Juli 2019 / 08:30 WIB
Saham Bank BRI (BBRI) sentuh rekor baru lagi, ini laba andai Anda investornya

Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kemarin, Kamis (11/7), Bank BRI (BBRI) mencatat lompatan baru lagi. Saham bank plat merah ini mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa, pada harga Rp 4.510 per saham.

Rekor tertinggi baru ini tercapai hanya sehari setelah rekor baru sebelumnya terpecahkan pada harga Rp 4.470 per saham, Rabu (10/7). Sebelumnya lagi, rekor tertinggi baru tercapai pada April lalu, ketika harga untuk pertama kali menggapai Rp.4.460 per saham.

Baca Juga: Empat Saham LQ45 dengan PER Terendah Turun, Sejalan IHSG yang Malas Naik (11/7)

Sekadar mengingatkan, saham Bank BRI pernah mengalami dua kali pemecahan saham (stock split), yaitu pada Januari 2011 dan November 2017, masing-masing dengan rasio satu banding lima (1:5).

Pemecahan saham ini mengakibatkan jumlah saham BRI saat ini berlipat 10 kali lebih banyak ketimbang pertama kali go public pada 2003 lalu. Dengan kata lain, harga saat ini kira-kira hanya sepersepuluh (0,1 kali) dibandingkan dengan harga andaikata tidak ada stock split.

Baca Juga: Saham Bank BRI (BBRI) kembali rekor dan jadi penopang IHSG, Kamis (11 Juli 2019)

Nah, jika dua kali pemecahan jumlah saham tadi tidak kita perhitungkan, maka harga saham BBRI pada penutupan bursa saham kemarin setara Rp 45.100 per saham.

Setiap kali ada saham mencapai rekor seperti sekarang, tentu para investor saham melonjak kegirangan. Potensi keuntungan sudah membayang di depan mata.

Nah, berapa potensi keuntungan yang mereka dapat? Tentu saja laba atas investasi pada saham BBRI akan bervariasi, tergantung kapan si investor membeli serta pada harga berapa.

Baca Juga: Saham BRI (BBRI) pecah rekor, ini kalkulasi laba para investornya

Keuntungan terbesar jelas akan dinikmati oleh mereka yang membeli saham bank plat merah ini sejak penawaran publik perdana (IPO) pada 10 November 2003 silam dan belum menjualnya sampai sekarang.

Halaman Selanjutnya



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×