kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sabar! Investasi Emas Batangan Setahun Terakhir Masih Boncos


Kamis, 04 Januari 2024 / 08:27 WIB
Sabar! Investasi Emas Batangan Setahun Terakhir Masih Boncos
ILUSTRASI. Pengunjung menyaksikan emas yang dipamerkan pada Pekan Raya Pegadaian di Medan, Sumatera Utara, Kamis (12/10/2023). PT Pegadaian Kator Wilayah I Medan menggelar sejumlah bazar emas dalam rangka memeriahkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) OJK dengan tujuan meningkatkan literasi dan menjadi inklusi keuangan di masyarakat. ANTARA FOTO/Yudi/YU


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia, yang merupakan milik PT Aneka Tambang (ANTM), mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 6.000 per gram. Hal ini membuat harga emas turun dari Rp 1.029.000 per gram menjadi Rp 1.023.000 per gram pada hari ini.

Di sisi lain, harga buyback yang ditetapkan oleh Logam Mulia juga mengalami penurunan sebesar  Rp 6.000 per gram, dari Rp 1.027.000 per gram menjadi Rp 1.021.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga jual dan harga buyback emas hari ini mencapai Rp 102.000 per gram.

Antam, selaku pemilik Logam Mulia, telah lama menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya, yaitu harga emas dan harga beli kembali (buyback). Harga emas berlaku ketika pembeli membeli emas dari gerai Logam Mulia, sedangkan harga buyback berlaku ketika pemilik emas menjual kembali ke gerai Logam Mulia.

Para investor emas perlu memperhatikan kedua harga tersebut dengan serius, terutama jika mereka bermaksud menjadi investor emas yang kompeten. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa menyebabkan kesalahan dalam menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga buyback setinggi itu, emas menjadi lebih cocok sebagai investasi jangka panjang. Investor diharapkan dapat mempertimbangkan kenaikan harga emas dalam jangka panjang untuk menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus meraih keuntungan.

Sebagai contoh, kalkulasi potensi untung/rugi untuk beberapa kurun waktu sebagai berikut:

Membeli emas pada 28 Desember 2023 (Rp 1.141.000 per gram) = -10.52% (rugi)
Membeli emas pada 04 Desember 2023 (Rp 1.145.000 per gram) = -10.83% (rugi)
Membeli emas pada 04 Oktober 2023 (Rp 1.040.000 per gram) = -1.83% (rugi)
Membeli emas pada 04 Juli 2023 (Rp 1.054.000 per gram) = -3.13% (rugi)
Membeli emas pada 04 April 2023 (Rp 1.073.000 per gram) = -4.85% (rugi)
Membeli emas pada 04 Januari 2023 (Rp 1.024.000 per gram) = -0.29% (rugi)
Membeli emas pada 04 Oktober 2022 (Rp 955.000 per gram) = 6.91% (untung)
Membeli emas pada 04 Juli 2022 (Rp 989.000 per gram) = 3.24% (untung)
Membeli emas pada 04 April 2022 (Rp 985.000 per gram) = 3.65% (untung)

Kalkulasi di atas belum memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya materai Rp 10.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×