kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rupiah ungguli dollar karena profit taking


Selasa, 24 Oktober 2017 / 18:12 WIB
Rupiah ungguli dollar karena profit taking


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Rupiah berhasil mencuri peluang dari aksi ambil untung alias profit taking terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/10) di pasar spot, nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis 0,07% ke level Rp 13.535 per dollar AS. Sedangkan, kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan penguatan sebesar 0,04% menjadi Rp 13.529 per dollar AS.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Renny Eka Putri mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, terlihat dollar AS memang menguat merespon sentimen positif seperti reformasi pajak yang diusung Donald Trump dan ekpektasi kenaikan suku bunga Fate Fund Rate (FFR).

"Sementara hari ini belum ada lagi data-data Amerika yang paling baru keluar, sehingga investor cenderung melakukan aksi profit taking dari penguatan dollar beberapa hari terakhir. Sehingga rupiah menguat pada perdagangan hari ini," kata Renny, Selasa (24/10).

Di sesi awal perdagangan, rupiah sempat melemah, namun berhasil menguat di akhir perdagangan. Renny menyebut, rupiah berbalik menguat juga didukung fundamental dalam negeri yang cukup positif. "Data-data seperti inflasi, cadangan devisa yang menyentuh level tertinggi, suku bunga BI yang dipertahankan tetap di 4,25% seharusnya menjadi faktor positif dan menopang penguatan rupiah," paparnya.

Senada, Lukman leong, Research & Analyst Valbury Asia Futures mengatakan penguatan rupiah hari ini bersifat teknikal karena dollar AS terkoreksi akibat profit taking.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×