kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Rupiah tertopang BI rate


Rabu, 09 Oktober 2013 / 06:24 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi cara minum pil KB.


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah kembali melemah terhadap dollar AS. Pasangan USD/IDR, Selasa (8/10), naik 0,03% ke 11.252. Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), pairing USD/IDR naik 0,05% ke 11.538.

Albertus Christian, Analis Monex Investindo Futures mengatakan, gerak rupiah sebetulnya cenderung mendatar.  Krisis anggaran AS menyebabkan pelaku pasar menghindari aset berisiko.

Di sisi lain, keputusan BI mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate di level 7,25%, juga cukup menahan rupiah tak melemah dalam. Dia yakin, pergerakan rupiah masih akan sideways jika AS belum juga menuntaskan krisis anggaran.

Rully Arya Wisnubroto, analis pasar uang Bank Mandiri juga bilang, pelemahan rupiah tertahan dengan keputusan BI mepertahankan BI rate di 7,25%. Langkah ini diharap mampu menekan inflasi sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik.

Hari ini, Rully yakin, rupiah akan kembali menguat, sebab sejatinya, fundamental dollar AS masih kurang bagus.

Dia memperkirakan, pasangan USD/IDR akan bergerak di kisaran 11.150-11.500. Sedangkan, Albertus memprediksi, rupiah akan bergerak di level 11.150-13.400.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×