kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Rupiah tergencet otot dollar AS


Rabu, 03 Desember 2014 / 17:17 WIB
Rupiah tergencet otot dollar AS
ILUSTRASI. Anak usaha ADHI ini mendapat pinjaman dalam jangka waktu 15 tahun.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (USD) masih melemah. Pemicunya, dollar AS yang terus menguat setelah data ekonominya yang terus tercatat positif meningkatkan ekpektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Di pasar spot, Rabu (3/11) pasangan USD/IDR turun 0,24% dari hari sebelumnya menjadi 12.301. Di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah tercatat melemah 0,15% menjadi 12.295.

Reny Eka Putri, Analis Pasar Uang Bank Mandiri mengatakan pelemahan rupiah lebih disebabkan oleh faktor eksternal yakni penguatan dollar AS.

Sementara dari domestik, indikator ekonominya masih cenderung positif. Terbukti dengan surplus nereca perdagangan Oktober sebesar US$ 23,3 juta dan inflasi tercatat 1,5%. Meski tingkat inflasi naik dari bulan sebelumnya karena dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), namun masih di bawah prediksi analis sebesar 1,8%. “Jadi pelemahan rupiah lebih karena faktor eksternal,” ujarnya.

Reny menduga, rupiah akan konsolidasi di kisaran US$ 12.215 -12.310.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×