kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah spot ditutup stabil di level Rp 14.253 per dolar AS pada hari ini (9/9)


Kamis, 09 September 2021 / 15:08 WIB
ILUSTRASI. Rupiah ditutup stabil di level Rp 14.253 per dolar AS pada Kamis (9/9)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah di pasar spot masih berhasil memangkas tekanan di akhir perdagangan hari ini. Kamis (9/9), rupiah spot ditutup di level Rp 14.253 per dolar Amerika Serikat (AS).

Posisi ini sama seperti penutupan Rabu (8/9) yang juga berada di Rp 14.253 per dolar AS. Padahal, sepanjang perdagangan hari ini, rupiah cenderung melemah.

Hingga pukul 15.00 WIB, mayoritas mata uang di kawasan menguat. Bahkan hanya won Korea Selatan dan dolar Hong Kong yang tertahan di zona marah. 

Won pun menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup koreksi 0,26%. Disusul, dolar Hong Kong yang terlihat melemah tipis 0,02%.

Baca Juga: Rupiah spot dibuka melemah ke Rp 14.280 per dolar AS pada hari ini (9/9)

Sementara itu, peso Filipina berhasil menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah ditutup melonjak 0,37%. Lalu, yen Jepang melesat 0,27%.

Berikutnya, dolar Taiwan terkerek 0,21% dan dolar Singapura menanjak 0,13%. Diikuti, baht Thailand menguat 0,11% terhadap the greenback.

Selanjutnya, yuan China dan ringgit Malaysia terapresiasi, masing-masing 0,08% dan 0,05%. Kemudian, rupee India terlihat naik tipis 0,04%.

Selanjutnya: Gudang Garam (GGRM) sudah gelontorkan hampir Rp 5 triliun untuk capex Bandara Dhoho

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×