kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Rupiah Selasa (22/12), tengah hari pasar spot ke Rp 14.195 dan Jisdor ke Rp 14.218


Selasa, 22 Desember 2020 / 11:58 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller memperlihatkan mata uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di salah satu bank di Tangerang Sealtan, Rabu (18/11).


Reporter: Danielisa Putriadita, Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih dalam tekanan di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), Selasa (22/12). Melansir Bloomberg, tengah hari rupiah spot pada level Rp 14.195 per dolar AS atau melemah 0,46% dari sesi sebelumnya pada level 14.130 per dolar AS.

Senasib, pada kurs Jakarta Spot Dollar Index (Jisdor), rupiah ke Rp 14.218 per dolar AS atau melemah 0,27% dari posisi sebelumnya.

Hari ini, mata uang kawasan Asia juga tertekan di hadapan dolar AS. Sentimen stimulus AS masih membayangi.

Asal tahu, Kongres AS menyepakati paket stimulus sebesar US$ 900 miliar. Stimulus tersebut membuka harapan baru bagi perbaikan ekonomi AS. Imbasnya, dolar AS jadi menguat, sementara rupiah melemah.

Baca Juga: Cek kurs dollar-rupiah di Bank Mandiri jelang tengah hari ini, Selasa 22 Desember

Ekonom Bank Mandiri Reni Eka Puteri mengatakan rupiah melemah karena pengesahan stimulus AS membuka harapan baru pada perbaikan ekonomi AS.

"Ekspektasi investor pada perbaikan ekonomi AS berkolerasi penguatan dolar AS," kata Reny, Senin (21/12).

Di satu sisi, jelang akhir tahun secara musiman, rupiah cenderung terkoreksi. Reny mengatakan libur Natal dan tahun baru pelaku pasar cenderung mengoleksi dolar AS dengan menjual rupiah.

Namun, di tengah pembatasan aktivitas akibat pandemi yang masih berlaku maka pelemahan rupiah tidak akan dalam dan masih sesuai dengan fundamental dalam negeri.

Reny memproyeksikan rupiah di Selasa (22/12) melemah di rentang Rp 14.120 per dolar AS-Rp 14.155 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×