kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Rupiah Melemah ke 16.751 per Dolar AS, Ini Sentimen Yang Mempengaruhinya


Selasa, 18 November 2025 / 15:37 WIB
Rupiah Melemah ke 16.751 per Dolar AS, Ini Sentimen Yang Mempengaruhinya
ILUSTRASI. Redam Gejolak-Petugas menghitung uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Bank Mandiri, Jakarta, Senin (29/09/2025). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/29/09/2025. Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,09% secara harian ke level Rp 16.751 per dolar AS.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,09% secara harian ke level Rp 16.751 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah juga melemah 0,15% secara harian ke Rp 16.760 per dolar AS. 

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelaku pasar masih mencari pandangan tentang kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) setelah berakhirnya penutupan pemerintah terpanjang dalam sejarah AS, yang menunda publikasi beberapa data ekonomi resmi. 

Baca Juga: Bukit Makmur Mandiri Utama Percepat Pelunasan Sisa Senior Notes US$ 212,25 Juta

Data penggajian nonpertanian untuk bulan September, yang akan dirilis Kamis ini, kemungkinan akan menjadi data resmi terbaru di pasar tenaga kerja sebelum pertemuan The Fed pada 10-11 Desember. CME Fedwatch menunjukkan pasar memperkirakan peluang 42,4% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin, dan peluang 57,6% untuk mempertahankan suku bunga.

“Beberapa pembuat kebijakan The Fed, termasuk Presiden The Fed Atlanta Bostic dan Presiden The Fed Kansas City Schmid, menyuarakan kekhawatiran tentang inflasi atau mengisyaratkan dukungan untuk mempertahankan suku bunga tetap,” ujar Ibrahim, Selasa (18/11). 

Ibrahim memproyeksikan rupiah besok (19/11) bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah direntang Rp 16.750 – Rp 16.770 per dolar AS.

Baca Juga: Saham SOHO Global (SOHO) Dibuka Lagi Setelah Disuspensi, Ini Kata Analis

Selanjutnya: Intiland Development (DILD) Garap Proyek IKN, Begini Respon Pasar

Menarik Dibaca: Promo Indomaret Ice Cream Fair November 2025, Aice Histeria Beli 2 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×