kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah masih rentan tertekan


Senin, 13 Oktober 2014 / 06:12 WIB
ILUSTRASI. Mobil listrik China Nio


Reporter: Yuliani Maimuntarsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sentimen politik dalam negeri masih akan menjegal penguatan rupiah pada pekan ini. Isu yang sama telah melemahkan rupiah terhadap dollar AS pada pekan lalu. Di pasar spot, Jumat (10/10), pasangan USD/IDR ditutup naik 0,29% menjadi Rp 12.222.

Daru Wibisono, Senior Researcher and Analyst PT Monex Investindo Futures, menilai, situasi politik masih cenderung panas hingga pelantikan presiden pada 20 Oktober mendatang. Jadi, rupiah masih rentan melemah, apalagi sepi pengumuman data ekonomi domestik.

"Sementara, dari Amerika Serikat banyak data yang akan dirilis pekan ini," tutur Daru.

Pengamat pasar uang Bank Mandiri Tbk Reny Eka Putri juga menduga, rupiah masih melemah, karena pasar menanti susunan kabinet. "Tapi, jika kabinet sesuai ekspektasi pasar, rupiah bisa tertopang," ujarnya.

Prediksinya, hari ini (13/10), rupiah melemah ke Rp 12.192-Rp 12.255. Daru menebak, rupiah di Rp 12.175-Rp 12.230.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×