kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Rupiah keok untuk hari keempat setelah suku bunga dipangkas


Rabu, 12 Oktober 2011 / 10:03 WIB
ILUSTRASI. WHO resmi menetapkan penyakit COVID-19 sebagai pandemi pada bulan Maret 2020.


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Rupiah keok untuk hari yang keempat. Ini merupakan pelemahan terpanjangnya dalam hampir sebulan terakhir. Data transaksi antar bank lokal menunjukkan, rupiah tergerus 0,4% ke posisi Rp 8.953 per dollar AS pada pukul 9.05 WIB.

Pelemahan mata uang Garuda ini dipicu keputusan bank sentral yang di luar dugaan memangkas tingkat suku bunga, kemarin. Bank Indonesia menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke level 6,5%, setelah tujuh bulan sebelumnya dipertahankan di level 6,75%.

Kepala pasar global dari PT Bank UOB Indonesia Eko Joewono menyebut, rupiah tertekan karena penurunan suku bunga. "Kami juga telah melihat investor asing keluar dari pasar," ungkapnya di Jakarta, hari ini.

Selama Oktober, rupiah sudah tertekan 1,8% karena aksi investor asing melepas dana dari pasar saham domestik mencapai US$ 55 juta, atau lebih besar dari jumlah yang mereka beli hingga perdagangan kemarin.

Namun, pada 7 Oktober lalu, Deputi gubernur BI Hartadi Sarwono menyebut, cadangan devisa BI tetap berada di atas level yang aman. Dia juga menyebut bank sentral menjual dollar bila diperlukan untuk memudahkan volatilitas nilai tukar rupiah.

Data Inter-Dealer Market Association menunjukkan, imbal hasil obligasi pemerintah yang jatuh tempo Juli 2021 turun 14 basis poin ke level 6,58%, kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×