kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Jisdor Melemah 0,37% ke Rp 14.534 Per Dolar AS Pada Perdagangan Senin (9/5)


Senin, 09 Mei 2022 / 15:24 WIB
ILUSTRASI. Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di Rp 14.534 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/5), melemah 0,37% dari posisi 28 April 2022 yang ada di Rp 14.480 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 14.573 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Senin (9/5), melemah 0,64% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 14.480 per dolar AS.

Di Asia, seluruh mata uang kompak melemah terhadap dolar AS. Yuan China memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,92%, disusul baht Thailand yang melemah 0,74%, rupee India melemah 0,71%, rupiah melemah 0,64%.

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,64% ke Rp 14.573 Per Dolar AS di Akhir Perdagangan Senin (9/5)

Dolar Singapura melemah 0,56%, yen Jepang melemah 0,47%, ringgit Malaysia melemah 0,38%, dolar Taiwan melemah 0,36%, pesso Filipina melemah 0,32%, won Korea melemah 0,11% dan dolar Hong Kong melemah 0,003% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadapa mata uang utama dunia ada di 204,07, naik dari akhir pekan lalu yang ada di 103,66.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×