kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Rupiah Jisdor melemah 0,18% ke Rp 14.085 per dolar AS pada Jumat (19/2)


Jumat, 19 Februari 2021 / 10:22 WIB
ILUSTRASI. Rupiah Jisdor melemah


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) terus tertekan. Jumat (19/2), rupiah Jisdor berada di level Rp 14.085 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah Jisdor melemah 0,18%  dibanding hari sebelumnya di Rp 14.059 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini pun sejalan dengan rupiah spot.

Hingga pukul 10.00 WIB, rupiah spot berada di level Rp 14.073 per dolar AS. Rupiah spot ini pun melemah 0,34% dibanding penutupan hari sebelumnya. 

Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan. Padahal di saat yang sama, mata uang di Asia cenderung bervariasi.

Baca Juga: Loyo, rupiah spot dibuka melemah 0,18% ke Rp 14.050 pada hari ini (19/2)

Yuan China masih menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,28%. Disusul, peso Filipina yang menguat 0,09% terhadap the greenback.

Berikutnya, dolar Taiwan dan ringgit Malaysia yang masing-masing terapresiasi 0,06% dan 0,03%. Kemudian ada yen Jepang yang menguat tipis 0,02% pada perdagangan jelang tengah hari ini.

Sementara itu, won Korea Selatan berbalik arah dan berada satu tingkat lebih baik dari rupiah setelah melemah 0,12% terhadap dolar AS.

Selanjutnya, baht Thailand dan dolar Singapura yang terdepresiasi, masing-masing 0,08% dan 0,05%. Diikuti, dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,004% jelang siang ini.

Selanjutnya: IHSG dibuka negatif, simak rekomendasi buy NH Korindo Sekuritas untuk Jumat (19/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×