kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Rupiah disinyalir unggul terbatas


Selasa, 24 Oktober 2017 / 19:25 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rrupiah unggul melawan dollar AS pada Selasa (24/10). Mengutip Bloomberg, di pasar spot, nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis 0,07% ke level Rp 13.535 per dollar AS.

Kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan penguatan sebesar 0,04% ke level Rp 13.529 per dollar AS.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Renny Eka Putri memproyeksikan, besok, rupiah menguat terbatas di rentang Rp 13.385-Rp 13.540.

Potensi penguatan tipis ini dengan perkiraan data PMI Manufaktur AS yang akan dirilis Selasa malam bakal stabil. Pada September data PMI Manufaktur sebesar 53,1, sementara proyeksi bulan Oktober sebesar 53,3. "Relatif tidak ada peningkatan yang signifikan jadi seharusnya dollar AS belum mendapatkan faktor pendorong yang cukup kuat besok, jadi rupiah berpotensi menguat sedikit lagi," kata Renny, Selasa (24/10).

Namun, Lukman leong, Research & Analyst Valbury Asia Futures menilai, penguatan rupiah hari ini tidak terlalu besar dan cenderung dollar AS bisa kembali menguat. "Rupiah masih rentan, proyeksi rupiah besok akan kembali melemah," katanya, Selasa (24/10).

Dollar AS masih bisa bullish terdorong sentimen ekspektasi pengganti kepala The Fed, perkembangan ekonomi AS, dan kebijakan reformasi pajak Donald Trump. Belum lagi pasar kini menanti jelang rilis data Gross Domestic Product (GDP) akhir pekan mendatang.

Lukman memproyeksikan rupiah besok melemah di rentang Rp 13.500-13.575.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×