kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Rupiah Diprediksi Masih Tertekan Pada Kamis (18/4), Ini Sentimen yang Menyeretnya


Rabu, 17 April 2024 / 17:44 WIB
Rupiah Diprediksi Masih Tertekan Pada Kamis (18/4), Ini Sentimen yang Menyeretnya
ILUSTRASI. proyeksi pergerakan rupiah pada Kamis (18/4)


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot masih melanjutkan pelemahan. Rabu (17/4), rupiah spot ditutup di level Rp 16.220 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah 0,28% dari penutupan hari sebelumnya di Rp 16.176 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pelemahan hari ini disebabkan oleh pernyataan Powell yang mengindikasikan the Fed akan menjaga suku bunga kebijakan pada level saat ini.

"Menuju penutupan, rupiah berhasil memotong pelemahan yang didukung oleh intervensi Bank Indonesia di pasar valas," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (17/4).

Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong melanjutkan, data penjualan ritel Indonesia yang kuat juga membatasi pelemahan rupiah lebih lanjut.

Baca Juga: Terus Tertekan, Rupiah Spot Ditutup Melemah ke Rp 16.220 Per Dolar AS Hari Ini (17/4)

Untuk besok, rupiah diperkirakan masih akan tertekan dengan absennya data ekonomi penting dari domestik maupun AS. "Investor mengantisipasi potensi pernyataan hawkish dari beberapa pidato pejabat the Fed malam ini," kata Lukman.

Josua juga menilai serupa lantaran prospek yang kurang baik untuk ekonomi China dan 'weak Yuan fix' juga terus memberi tekanan pada rupiah.

"Naiknya risiko defisit neraca transaksi berjalan dan berlanjutnya arus modal keluar akibat menguatnya risk-off sentimen lebih lanjut menambah tekanan pada rupiah," sambungnya.

Josua memproyeksikan rupiah akan bergerak dengan rentang Rp 16.050 – Rp 16.250 per dolar AS. Sementara Lukman memperkirakan rupiah di kisaran Rp 16.150 - Rp 16.350 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×