kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Rupiah di kurs tengah BI melemah 0,01% ke Rp 14.044 per dolar AS pada Selasa (2/2)


Selasa, 02 Februari 2021 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. Karyawan money changer memperlihatkan mata uang dollar AS dan rupiah RI di salah satu money changer di Jakarta. KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) melemah pada perdagangan Selasa (2/2). Pukul 10.05 WIB, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) ada di Rp 14.044 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,01% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.042 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di kurs tengah BI sejalan dengan rupiah di pasar spot. Pukul 10.05 WIB, rupiah spot ada di Rp 14.033 per dolar AS, melemah 0,07% dari sehari sebelumnya.

Di Asia, rupiah melemah bersama rupee India yang melemah 0,10% dan dolar Hong Kong yang melemah 0,003% terhadap dolar AS.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pada pagi ini. 

Baca Juga: Rupiah spot melemah di awal perdagangan Selasa (2/2)

Dolar Singapura memimpin penguatan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan kenaikan 0,19%, disusul yuan China yang menguat 0,10%, baht Thailand menguat 0,09%, won Korea menguat 0,08%, dolar Taiwan menguat 0,05%, pesso Filipina menguat 0,01% dan yen Jepang menguat 0,01% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 90,86, melemah dari sehari sebelumnya yang ada di 90,98.

Selanjutnya: Rupiah diprediksi bergerak stabil pada perdagangan hari ini (2/2), ini katalisnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×